Senin 22 Februari 2021, 14:29 WIB

Bappenas: 15 Bulan ke Depan Indonesia Mencapai Herd Immunity

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
Bappenas: 15 Bulan ke Depan Indonesia Mencapai Herd Immunity

Antara
Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa

 

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, mengatakan dalam 15 bulan ke depan jika tidak ada halang rintang maka Indonesia mencapai kekebalan imunitas (herd immunity).

"Sehingga bisa disukseskan setidaknya untuk 280 juta dosis vaksin agar segera disalurkan kepada 182 juta penduduk Indonesia di atas usia 18 tahun dengan 15% cadangan," kata Suharso saat konferensi pers secara virtual, Senin (22/2).

Bappenas juga menghitung dengan para ahli epidemilogi, vaksin dari berbagai instansi, bahwa untuk mempercepat penurunan laju pertambahan kasus, setidaknya 40% dari penduduk Indonesia disuntik lebih cepat.

"Jika dihitung dari jumlah dosis vaksin akan terpenuhi di bulan September. Tetapi mudah-mudahan lebih cepat. Sehingga curva kasus positif bisa landai atau turun, tetapi tetap menegakkan disiplin," jelasnya.

Saat ini pemerintah sedang menghitung soal pertumbuhan ekonomi dengan mobilisasi masyarakat. Akibat dari mobilitas yang terganggu maka PDB Indonesia terganggu.

Baca juga : Perbaikan Ekosistem di Hulu untuk Atasi Banjir Mendesak Dilakukan

Sehingga vaksinasi segera dilakukan agar mobilitas masyarakat bisa longgar dan dari sisi demand bergerak sehingga mendorong sisi supply dan ujungnya menggerakkan ekonomi semakin bagus," ucapnya.

"Jika 40% atau 70 juta penduduk Indonesia sudah divaksin sehingga pertumbuhan kasus rendah maka ekonomi akan bergerak lebih baik," ucapnya.

Dirinya juga menyayangkan bila masih ada masyarakat yang tidak ingin divaksin, padahal uji klinis vaksin sudah dilakukan dan vaksin tersebut diyakini oleh banyak orang.

"Untuk vaksin dalam negeri sendiri semoga terwujud. Kita juga pernah membuat vaksin secara mandiri seperti polio jadi tidak usah diragukan," sebutnya.

Selain itu dirinya juga menyebutkan bahwa pemerintah sedang menggodok persiapan vaksin mandiri namun masih menemukan masalah di sisi supply.

"Pemerintah juga sedang mempersiapkan vaksinasi secara mandiri. Memang masih ada masalah di bagian supplynya, karena vaksin itu kan menjadi rebutan dari seluruh dunia. Padahal vaksinasi mandiri telah kita bahas sejak September 2020," ungkapnya. (OL-2)

 

Baca Juga

Dpr.go.id

PKS Gelar Rakernas, Bersiap untuk 2024

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Minggu 28 Februari 2021, 22:30 WIB
Menurutnya, Pengurus DPW, DPD, DPC dan DPra (ranting) PKS harus benar-benar paham peta proses pemenangan menuju...
MI/ M Irfan

KY dan MAKI Pantau Sidang Dugaan Mafia Tanah di Cakung

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 Februari 2021, 22:30 WIB
Boyamin Saiman menilai aparat penegak hukum belum menunjukan ketegasannya dalam menindak mafia tanah di...
Dok. Humas Polres Jakbar

Selebritas Jennifer Jill Jalani Rehabilitasi di Lido

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 Februari 2021, 19:28 WIB
Selebritas Jennifer Jill kini menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional Lido, Jawa Barat, usai mengajukan asesmen atas kasus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya