Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH diharapkan bisa melindungi aktivis hak asasi manusia (HAM) di sektor lingkungan hidup yang ada di Papua.. Pemerintah juga harus menghindari tindakan kriminalisasi dan kekerasan yang dilakukan terhadap para aktivis lingkungan hidup tersebut.
“Pemerintah harus memberi perlindungan khusus dari ancaman pembalasan yang dilakukan terhadap aktivis ini. Pekerjaan ini dilindungi UU,” kata Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid saat memberi tanggapan dalam diskusi ‘Penyampaian Laporan Kondisi Pembela HAM atas Lingkungan di Tanah Papua’ secara daring, Senin (11/1).
Usman merujuk ke laporan yang dibuat Yayasan Pusaka Bentala Rakyat yang melakukan pemantauan dan pendampingan kepada pembela HAM atas pembangunan food estate yang memperoleh ancaman di Papua dan Papua Barat.
Menurut Usman, dirinya melihat ancaman yang didukung aparat negara untuk menghentikan laporan yang dilakukan sejumlah aktivis lingkungan yang menentang program tersebut.
“Sikap aparat negara terkesan tidak netral dalam menanggapi partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ada serangan pribadi yang dilakukan terhadap aktivis ini agar tidak mendapat dukungan dari masyarakat,” ungkapnya.
Dalam laporan tersebut dikatakan bahwa ancaman didominasi oleh konflik agraria dan lingkungan akibat kemudahan investasi tanah skala luas yang diberikan kepada industri perkebunan dan kehutanan dengan mengabaikan hak-hak orang asli Papua.
Baca juga : Pemerintah Perpanjang Pelarangan Masuk WNA
Bentuk ancaman yang terjadi kepada pembela HAM atas Lingkungan mulai dari ancaman psikis, serangan fisik, penggunaan senjata tajam, ancaman pemidanaan, pengabaian laporan pidana, fitnah penggunaan ilmu hitam, streotip gerakan separatis hingga menciptakan konflik diantara pembela HAM dengan keluarga.
Menurutnya, aparat negara seperti berkolaborasi dengan pengusaha untuk mengabaikan proses partisipasi yang dilakukan masyarakat adat di Papua atas perizinan yang dikeluarkan di atas tanah adat mereka. “Karena itu seharusnya negara melakukan investigasi dan menuntut pelaku teror atas masyarakat adat yang menentang pengambilalihan tanah mereka,” ujarnya.
Sementara itu Anggota DPD RI asal Papua Filep Wamafma menyebutkan, saat ini belum ada komitmen pemerintah dalam menuntaskan persoalan pelanggaran HAM di Papua. “Pemerintah sepertinya tidak bisa merumuskan kebijakan terkait pelanggaran HAM di Papua. Ada semacam pembungkaman terhadap protes yang dilakukan masyarakat Papua,” katanya.
Ia melihat adanya persoalan generalisasi yang dilakukan pemerintah yang ternyata tidak diimplementasikan di Papua. Sementara pemerintah daerah ternyata belum bisa menyentuh substansi persoalan yang dibicarakan masyarakat lokal.
“Karena itu, kita perlu melindungi berbagai aktivitas yang dilakukan untuk melindungi masyarakat lokal di Papua,” pungkasnya. (OL-2)
Studi terbaru mengungkap mikroplastik di sungai dan pesisir membawa biofilm berbahaya yang memicu resistensi antibiotik.
Setiap prosedur hemodialisis untuk mengatasi gagal ginjal membutuhkan infrastruktur, energi listrik, dan air dalam jumlah besar.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Program beasiswa afirmasi yang saat ini terdapat 1.623 mahasiswa Papua aktif menerima beasiswa, terdiri dari 1.347 di dalam negeri dan 276 di luar negeri.
Jabatan baru sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III memaksa Letjen Lucky kembali memasuki belantara Papua guna menegakkan kedaulatan NKRI.
Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di Jayapura membuat air Danau Sentani meluap.
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved