Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH ulama yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam diharapkan bisa membantu pemerintah dalam menyosialisasikan pentingnya vaksinasi covid-19 kepada publik.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap para pemuka agama, tokoh masyarakat dan ormas-ormas dapat ikut memberikan pemahaman mengenai pentingnya vaksinasi sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus.
“Saya mengajak MUI dan segenap ormas, lembaga keagamaan, para pemuka agama maupun tokoh masyarakat untuk turut serta bersama Pemerintah membangun kesadaran, kesiapan dan dukungan seluruh masyarakat akan pentingnya vaksinasi covid-19,” kata Ma’ruf saat penutupan Musyawarah Nasional (Munas) X MUI di Jakarta, Jumat (27/11).
Pemerintah berharap vaksin covid-19 bisa tiba Indonesia dalam waktu dekat dan implementasi vaksinasi kepada masyarakat dapat dimulai awal 2021. Karena belum pernah dilakukan sebelumnya, pemerintah berharap program vaksinasi massal ini bisa berjalan lancar.
“Program vaksinasi covid-19 dengan skala sangat masif dari segi jumlah, sebaran wilayah dan waktu pelaksanaan serentak, belum pernah terjadi sebelumnya, baik di Indonesia maupun di negara lain dalam sejarah,” jelasnya.
Baca juga: Munas MUI Hasilkan Empat Fatwa Haji dan Vaksin
Ma’ruf juga berharap fatwa halal vaksin covid-19 terbit sebelum atau bersamaan dengan program vaksinasi pemerintah. Sehingga vaksinasi tidak menjadi terhambat.
"Saya juga meminta agar ketetapan atau fatwa MUI tentang kehalalan atau kebolehan digunakannya vaksin COVID-19 dapat terbit sebelum vaksin diedarkan, sebelum dilakukan vaksinasi,” ujarnya.
Ma’ruf yang baru saja mengakhiri jabatannya sebagai Ketua Umum MUI secara khusus mengapresiasi lembaga tersebut karena ikut serta bersama Badan POM dalam memverifikasi uji klinis vaksin covid-19 buatan Sinovac, Tiongkok.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada MUI yang sejak tahap awal telah aktif bersama instansi terkait untuk melakukan proses audit tentang kehalalan vaksin covid-19,” pungkasnya.(OL-5)
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Urutan predikat keterbukaan informasi adalah: Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, Kurang Informatif dan Tidak Informatif. OJK mendapat skor 97,76 dari total skor maksimal 100.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengakui masalah pemalangan tanah adat di wilayah Papua selalu menjadi hambatan dalam pengembangan investasi.
Ma’ruf mengakui, perubahan akibat pemberlakuan UU Otsus dan DOB juga dapat membawa dampak tersendiri.
Pemuda yang tangguh bukan seseorang yang mampu menguasai yang lain, melainkan mampu merawat persatuan dan kesatuan.
Indonesia merupakan salah satu dari negara di Asia yang memiliki spesies Aglaonema yang bervariasi, serta penghasil Aglaonema hybrid yang berkualitas.
Perayaan sederhana dengan pemotongan nasi tumpeng digelar staf Wapres di Kediaman Wakil Presiden di Menteng, Jakarta Pusat, pagi tadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved