Minggu 29 Mei 2022, 15:32 WIB

Wapres Harap Petani Mau Kembangkan Bibit Tanaman Hias

Emir Chairullah | Ekonomi
Wapres Harap Petani Mau Kembangkan Bibit Tanaman Hias

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin menyesalkan masih diimpornya sejumlah bibit tanaman hias komersil. Padahal potensi tanaman hias untuk dipasarkan ke dalam dan luar negeri begitu besar.

“Disayangkan sampai saat ini bibit Aglaonema yang jumlahnya ratusan ribu pohon masih diimpor dari luar negeri,” kata Ma'ruf Amin saat membuka kontes nasional aglaonema nusantara di Jakarta, Minggu (29/5).

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto, serta Ketua Panita Acara Santi Helmy Faisal.

Ma’ruf meyakini potensi di dalam negeri sangat memungkinkan apabila ada upaya-upaya untuk mengembangkannya. Apalagi, Indonesia merupakan salah satu dari negara di Asia yang memiliki spesies Aglaonema yang bervariasi, serta penghasil Aglaonema hybrid yang berkualitas.

“Pemerintah berharap agar para petani Aglaonema ini dapat berkembang maju, sehingga kebutuhan setiap bulan, sekitar 600 ribu pohon, yang masih impor dapat kita penuhi. Terlebih dengan dukungan iklim tropis di Indonesia,” ungkapnya.

Baca juga: Tanaman Hias dapat Kurangi Polusi Udara di Ruangan

Menurutnya, selain memiliki potensi ekonomi yang besar, pembudidayaan berbagai tanaman hias demi menjaga kelestariannya.

“Bahkan justru kita yang harus mengekspor tanaman ini ke mancanegara,” tuturnya.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menyebutkan pada 2021 tercatat ekspor tanaman hias mengalami pertumbuhan hingga 98% atau mencapai lebih dari US$17 juta. Seiring dengan tren tanaman hias yang semakin tinggi peminatnya, diperlukan adanya dorongan untuk terus mengembangkan usaha tanaman hias, baik untuk memenuhi pasar di dalam negeri maupun mancanegara.

Wapres menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM pengembangan inovasi, serta kolaborasi lintas sektor khususnya dalam pendampingan kepada petani Aglaonema.

“Kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan juga tidak kalah penting untuk memajukan sektor ini, di antaranya untuk keperluan pelatihan dan pendampingan kepada para petani hias Aglaonema,” pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Ist

Dalam Dua Hari, Vaksinasi PMK Tembus 58 ribu dosis

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 08:12 WIB
Direktur Jenderal Peternakan Nasrullah mengatakan pemerintah pusat terus melakukan koordinasi dengan daerah propinsi maupun kabupaten/kota...
Ist/Kementan

Mentan Tinjau Perkembangan Jagung Dua Tongkol di Kabupaten Gowa

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 08:03 WIB
Mentan SYL melihat langsung varietas jagung yang tadinya tumbuh satu tongkol kini menjadi dua...
dok.ist

Dukung UMKM Mataram, Sandiaga Sarankan Program 'Bedakan'

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 06:05 WIB
MENPAREKRAF Sandiaga Uno bersama Yayasan Indonesia Setara (YSI) yang berkolaborasi dengan PT Kokikit Akademi Indonesia dan Bhinneka...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya