Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI, khususnya Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, diminta mewaspadai aksi terorisme di tengah kerumunan. Polri pun memastikan telah mengantisipasi aksi tersebut.
"Bahwa selama ini kan kita siapa pun (yang menggelar kegiatan menimbulkan kerumunan) kita lakukan pengamanan toh dan itu sudah ada bidang yang mengawasi terkait dengan teroris ya, kita serahkan pada ahlinya, Densus 88 Antiteror," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (27/11).
Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti maraknya kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa akhir-akhir ini. Fenomena ini dikhawatirkan dimanfaatkan kelompok teroris.
Baca juga: Cegah Kerumunan Perlu Sosialisasi Kedatangan Pemilih
"Kepolisian, terutama jajaran intelijen, Detasemen Khusus (Densus) 88, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) perlu mewaspadai akan munculnya aksi terorisme di Indonesia," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulis, Selasa (24/11).
Menurut dia, kerumunan massa bisa membuat kalangan radikal dan jaringan terorisme leluasa bergerak. Sementara itu, menjelang akhir 2020, ada potensi kerumunan dari masyarakat yang berlibur saat Natal dan Tahun Baru 2021.
Kerumunan yang belakang terjadi antara lain, kegiatan penjemputan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 10 November 2020.
Lalu, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet, Jakarta Selatan dan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (13/11) dan Pernikahan anak Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11). (OL-1)
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved