Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANGKAPAN dan penetapan tersangka terhadap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dinilai akan mempengaruhi elektabilitas Partai Gerindra pada perhelatan Pilkada 2020. Kabar itu pun menyulitkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju di Pilpres 2024.
"Alasannya, sederhana saja, Edhy Prabowo merupakan anak emasnya Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto. Bahkan tangan kanannya," ucap Direktur Political and Public Policy Studies Jerry Massie lewat keterangan tertulis, Kamis (26/11).
Jerry mengatakan Prabowo bisa saja mencari alternatif pengganti sebagai calon wakil presiden untuk perhelatan Pilpres 2024. Misalnya, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani atau Wakil Ketua DPR Zufmi Dasco Ahmad.
Baca juga: KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Pihak Lain di Kasus Edhy Prabowo
"Tapi, tetap bisa berdampak pada elektabilitas partai karena penetapan tersangka ini. Soalnya Menteri KKP (Edhy Prabowo) bagian kunci partai Gerindra, apalagi istrinya (Edhy) adalah anggota DPR dari partainya Prabowo Subianto," ujar dia.
Jerry menyebut kelalaian itu akan berpengaruh besar terhadap partai, meski Edhy telah menyatakan keluar dari Gerindra. Kepercayaan koalisi Gerindra juga bakal mengendur.
"Ini pelajaran terhadap menteri yang lain agar bersih dari korupsi. Biar tetap diingat istilah "nama baik lebih berharga dari emas dan permata", " kata Jerry.
Menurut dia, KPK mulai tancap gasnya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di tengah pandemi covid-19. Semangat itu tidak boleh kendor.
"Dan jangan pilih-pilih. Apa itu menteri dari PDI-P, Golkar, atau partai lainnya, tetap KPK konsisten dan menjaga kredibilitas dan konsitensi lembaga antirasuah ini," ucapnya.
Edhy ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama lima orang lainnya. Mereka adalah Staf Khusus Menteri KP Safri, Staf Khusus Menteri KP Andreau Pribadi Misanta, dan pengurus PT ACK Siswadi. Kemudian istri Staf Menteri KP Ainul Faqih dan Amiril Mukminin. Sementara itu, seorang tersangka berperan sebagai pemberi yakni Direktur PT DPP Suharjito.
Edhy ditangkap Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Dia diduga menerima Rp9,8 miliar terkait rasuah tersebut.
Edhy disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (OL-1)
Simak profil lengkap Prabowo Subianto, dari karir militer cemerlang, kiprah politik, hingga terpilih menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia.
Warga menyampaikan bahwa mereka merasa sangat terbantu dengan kehadiran SPPG Terjun Medan Marelan dan Partai Gerindra.
Keberangkatan Mirwan bersama istrinya untuk menunaikan ibadah umrah memicu sorotan publik.
Simak profil lengkap Prabowo Subianto, Presiden RI ke-8. Telusuri perjalanan karier militer, jejak politik, hingga visi Asta Cita untuk Indonesia Emas.
Dasco mengaku belum mengetahui apakah penolakan kader itu menjadi pertimbangan bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
FRAKSI Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta menyatakan keberatan terhadap rencana pemotongan subsidi pangan murah sebesar Rp300 miliar dalam RAPBD DKI 2026.
KPK mengklarifikasi soal hilangnya dugaan transaksi gratifikasi dalam dakwaan kasasi Edhy Prabowo. Keputusan itu disebut hak jaksa atas kebutuhan persidangan.
Gratifikasi terkait penanganan kasasi mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo hilang dalam dakwaan kasus Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi salah satu pemberi gratifikasi kepada Hakim Agung Gazalba Saleh.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendapatkan bebas bersyarat sejak 18 Agustus 2023.
KPK menduga pungutan liar (pungli) di rumah tahanan (rutan) yang dikelolanya sudah terjadi sejak 2018. Lembaga antirasuah mengendus sejumlah kejadian mencurigakan di tahun itu.
Putusan Mahkamah Agung yang mengurangi hukuman tersebut salah satunya karena Edhy Prabowo dinilai berhasil pada sektor perikanan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved