Rabu 25 November 2020, 16:56 WIB

Anita Kolopaking Sebut Joko Tjandra Marah soal 10 Rencana Aksi

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
 Anita Kolopaking Sebut Joko Tjandra Marah soal 10 Rencana Aksi

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
.

 

MANTAN pengacara Joko Soegiarto Tjandra, Anita Kolopaking, menyebut kliennya itu marah mengenai rencana aksi atau action plan yang diajukan jaksa Pinangki Sirna Malasari. Joko marah lantaran merasa akan ditipu setelah melihat rencana aksi yang diajukan Pinangki dan Andi Irfan Jaya.

"Pak Joko mengirim action plan ke saya. Beliau marah. Jangan berurusan sama Pinangki dan Andi Irfan Jaya. Mereka mau menipu saya. Jangan hubungan lagi sama dia. Ini apa-apaan Andi Irfan kirim kayak begini (action plan)," kata Anita saat bersaksi untuk terdakwa Pinangki dalam sidang kasus suap Joko Tjandra di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (25/11).

Pada dakwaan jaksa, Pinangki disebut menyusun 10 rencana aksi untuk meloloskan Joko Tjandra dari jerat pidana kasus hak tagih Bank Bali. Rencana aksi itu disusun agar Djoko Tjandra mendapat fatwa dari Mahkamah Agung.

Pinangki mematok tarif US$100 juta untuk rencana aksi tersebut bisa dieksekusi. Namun, Joko Tjandra membatalkannya pada Desember 2019. Anita mengatakan, berdasarkan informasi dari Joko Tjandra, rencana aksi yang diajukan Pinangki itu dibuat Andi Irfan.

Namun, Anita mengaku awalnya tidak tahu ada permintaan US$100 juta itu. Nominal itu baru diketahuinya belakangan dari rekan Pinangki, Rahmat. Jaksa penuntut pun turut mencecar Anita soal bayaran US$200 ribu sebagai kuasa hukum Djoko.

"Pak Rahmat bilang proposal tidak disetujui (permintaan US$100 juta) enggak. Saya tahu dari mulut Rahmat," ujar Anita menjawab jaksa.

Dalam perkara itu, Pinangki didakwa menerima suap US$500 ribu dari Djoko Tjandra. Pinangki juga didakwa tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pinangki juga didakwa melakukan pemufakatan jahat bersama dengan Andi Irfan Jaya dan Joko Tjandra untuk menyuap pejabat di Kejagung dan MA. (OL-14)

Baca Juga

Dok.MI

Densus 88 Tangkap Dua PNS yang Diduga Teroris di Aceh

👤Antara 🕔Jumat 22 Januari 2021, 21:39 WIB
Winardy mengatakan bahwa terduga berinisial SB alias AF merupakan pegawai negeri...
MI/Susanto

Kasus Asabri, Kejagung Fokus Pengamanan Aset

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:59 WIB
Kejagung bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih menghitung kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus...
Ilustrasi

Perpres RAN-PE Dinilai Berpotensi Timbulkan Persekusi

👤Emir Chairullah 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:55 WIB
Tidak jelasnya definisi maupun kriteria ekstremisme yang ada dalam aturan tersebut berpotensi menimbulkan aksi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya