Selasa 27 Oktober 2020, 18:45 WIB

KPK Tuntaskan Penyidikan Kasus Bupati Kutai Timur

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK Tuntaskan Penyidikan Kasus Bupati Kutai Timur

MI/Adam Dwi
Bupati Kutai Timur Ismunandar dan Istrinya Encek UR Firgasih yang juga ketua DPRD Kutim yang jadi tersangka kasus di Pemkab Timur

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penyidikan kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemkab Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Penyidik menyelesaikan berkas perkara untuk lima tersangka yakni Bupati Kutai Timur Ismunandar, Ketua DPRD Kutai Timur yang juga istri Ismunandar, Encek Unguria, Kepala Dinas PU Kutai Timur Aswandini, Kepala Bapenda Kutai Timur Musyaffa, dan Kepala BPKAD Kutai Timur Suriansyah.

"Hari ini penyidik melaksanakan tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti) tersangka ISM (Ismunandar) dan kawan-kawan kepada jaksa penuntut umum (JPU)," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (27/10).

Dalam waktu 14 hari ke depan, JPU akan menyusun dakwaan dan segera melimpahkan berkas perkara ke pengadilan. Rencananya, persidangan akan digelar di Pengadilan Tipikor Samarinda. Penahanan kelima tersangka saat ini menjadi kewenangan JPU.

Selama proses penyidikan, KPK telah memeriksa 69 orang saksi mulai dari para ASN Pemkab Kutai Timur hingga pihak swasta.

Baca juga : KPK Rampungkan Penyidikan Makelar Tanah RTH Bandung

Dalam kasus itu, KPK total menetapkan tujuh tersangka. Mereka ialah Bupati Kutai Timur Ismunandar, Ketua DPRD Kutai Timur Encek Unguria yang juga istri Ismunandar, Kepala Badan Pendapatan Daerah Musyaffa, Kepala BPKAD Kutai Timur Suriansyah, dan Kepala Dinas PU Kutai Timur Aswandini.

Adapun dua orang yang ditetapkan tersangka pemberi suap yakni pihak kontraktor Aditya Maharani dan pihak swasta Deky Aryanto.

Komisi antirasuah menduga ada penerimaan hadiah atau janji kepada bupati dari para rekanan terkait pekerjaan infrastruktur di lingkungan Pemkab Kutai Timur 2019-2020.

Kasus itu bermula dari tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Juli lalu. Dari hasil tangkap tangan tersebut, KPK menemukan uang tunai sebesar Rp170 juta, beberapa buku tabungan dengan total saldo Rp4,8 miliar, dan sertifikat deposito sebesar Rp1,2 miliar. (OL-7)

Baca Juga

DOK DPR RI

Puan Maharani: 70 Persen Nakes pada Penanganan Covid-19 adalah Perempuan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 11:10 WIB
Puan menambahkan, kesetaraan gender di parlemen juga merupakan langkah penting dalam kehidupan bermasyarakat di masa post pandemi...
DOK DPR RI

Eva Yuliana Dukung Peningkatan Kesejahteraan Jaksa

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 11:01 WIB
Menurut Eva, ketika kesejahteraan para jaksa itu terpenuhi, maka dapat meminilisir hal-hal yang tidak...
DOK DPR RI

DPR Minta Perketat Pintu Masuk ke Indonesia

👤Sri Utami 🕔Minggu 28 November 2021, 08:40 WIB
Indonesia harus berkoordinasi dan bersinergi dengan masyarakat internasional guna meningkatkan pemahaman, antisipasi dan pengendalian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya