Sabtu 24 Oktober 2020, 19:40 WIB

Komisi Yudisial Tanggapi Permintaan Nasabah WanaArtha

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Komisi Yudisial Tanggapi Permintaan Nasabah WanaArtha

MI/M IRFAN
Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus

 

KOMISI Yudisial (KY) menyatakan tidak dapat mencampuri atau mengintervensi hakim dalam memutus sebuah perkara, termasuk terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang tengah berproses di persidangan. 

Namun KY akan mengawasi dan memantau jalannya persidangan dan perilaku hakim untuk memastikan tidak ada pelanggaran etik. "KY tidak dapat mencampuri, memengaruhi atau melakukan intervensi terhadap keputusan hakim dalam sebuah perkara," ungkap KY Jaja Ahmad Jayus dalam keterangan resmi, Sabtu (24/10).

Sebelumnya, di hari yang sama KY menerima perwakilan nasabah WanaArtha mengenai penyelamatan aset 26 ribu nasabah senilai lebih dari Rp4 triliun yang terdampak kasus Jiwasraya, di Gedung KY. 

Jaja mengatakan KY akan mengirim surat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menangani kasus tersebut supaya mempertimbangkan rasa keadilan masyarakat. Pasalnya putusan hakim harus mencerminkan keadilan publik.

Selain mendatangi KY, nasabah WanaArtha juga berusaha menemui Presiden Jokowi di Istana Bogor. Samsuga Sofyan, salah seorang perwakilan Pemegang Polis WanaArtha Life menegaskan upaya ini dalam rangka meminta pemerintah melindungi dan memberikan hak yang terganggu akibat sengkarut Jiwasraya.

"Kami para pemegang polis lebih dari 26 ribu nasabah memohon kepada Presiden Joko Widodo untuk membuka aset WanaArtha yang dijadikan barang bukti dalam korupsi Jiwasraya. Karena yang nasabah tahu bahwa mereka hanya melakukan investasi sesuai ajakan pemerintah untuk membangun negeri dengan berasuransi terutama asuransi lokal dan terpercaya yang diawasi dan dilindungi OJK," tandas Samsuga.  (P-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

Kasus Asabri Indikasikan Cuci Uang

👤 (Tri/P-2) 🕔Minggu 17 Januari 2021, 05:55 WIB
JAKSA Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung sudah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) terhadap kasus dugaan korupsi...
MI/SUSANTO

Sebagian RUU Tinggal Ketuk Palu

👤(Sru/P-2) 🕔Minggu 17 Januari 2021, 05:50 WIB
SETELAH menetapkan 33 rancangan undang-undang (RUU) yang masuk ke Prolegnas RUU Prioritas 2021 bersama...
MI/ADAM DWI P

Gaduh DKPP-KPU Usik Kepercayaan

👤CAHYA MULYANA 🕔Minggu 17 Januari 2021, 05:40 WIB
PUTUSAN Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengenai pemberhentian Arief Budiman dari jabatannya sebagai ketua Komisi Pemilihan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya