Selasa 13 Oktober 2020, 10:15 WIB

Polisi Jemput Paksa Anton Permana di Rumahnya

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Polisi Jemput Paksa Anton Permana di Rumahnya

ANTARA/Reno Esnir
aro Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono

 

PENGAMAT Sosial Politik, dan Alumni PPRA Lemhannas RI Tahun 2018, Anton Permana, ditangkap polisi pada pukul 24.00-02.00 WIB dini hari, Selasa (13/10).

Polisi jemput paksa Anton di rumah saudaranya yang berada di daerah Rawamangun.

"Iya, Anton, pukul 24.00-02.00 WIB (13/10) ditangkap di Rawamangun di rumah saudaranya," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono, kepada Media Indonesia, Selasa (13/10).

Baca juga: Ini Cicitan Syahganda Sebelum Ditangkap Polisi

Awi menjelaskan Anton ditangkap lantaran diduga menuliskan tulisan di Facebook dan WhatsApp terkait Omnibus Law dengan sangkaan awal menyebarkan berita hoaks.

Selain, Anton, terdapat 5 aktivis lain yang dijemput paksa polisi. Mereka adalah Videlya Esmerella (aktivis perempuan Makassar), Khairi Amri (Ketua KAMI Sumut), Kingkin Anida (Penulis, Mantan Caleg PKS), Kholid Saifullah (aktivis PII) dan Syahganda Nainggolan (Anggota Komite Eksekutif KAMI).

Terkait penangkapan petinggi KAMI, Awi menjelaskan, Syahganda ditangkap lantaran diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena petugas yang menjemput berasal dari Direktorat Tindak Pidana Siber, Bareskrim, Mabes Polri.

"Iya terkait dengan ITE, kami jemput di rumahnya," paparnya.

Saat dijemput petugas, Syahganda tidak didampingi kuasa hukum.

KAMI pun tengah menyiapkan tim advokasi sehingga nanti akan mendampingi Syahganda dalam menjalani proses hukum. (OL-1)

Baca Juga

MI/VICKY GUSTIAWAN

Kapolri: Jangan Ragu Pecat Anggota yang Melanggar!

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 18:27 WIB
Menurut mantan Kapolda Banten itu, perbuatan oknum anggota kepolisian telah merusak marwah dari institusi...
Antara/M. Risyal Hidayat

KPK: Korupsi Terkait Impor Bikin Masyarakat Bayar Lebih MahalĀ 

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 17:21 WIB
Pembenahan importasi pangan strategis dan alat kesehatan menjadi salah satu fokus Stranas Pencegahan Korupsi. Perbaikannya pada tata kelola...
Dok.MI

Gus Choi Berharap Muktamar NU Tidak Diwarnai Intervensi dan Mahar Uang

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 17:21 WIB
Sehingga bisa menghasilkan berbagai keputusan substantif dan strategis untuk kepentingan agama, bangsa dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya