Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kepala daerah diketahui menolak pengesahan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker). Pengamat politik UIN Jakarta Adi Prayitno menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan salah satu bentuk cara kepala daerah menyampaikan aspirasi dari masyarakat ke pemerintah pusat.
"Kepala daerah ini meneruskan aspirasi dari warga yang berada di daerahnya masing-masing," ungkap Adi saat dihubungi di Jakarta, Kamis (8/10).
Adi menuturkan, selain ada desakan ada dari masyarakat, pengesahan UU Ciptaker juga akan berdampak langsung kepada para kepala daerah yang akan mengimplementasikan regulasi baru tersebut di daerah mereka. Seperti salah satunya ialah penentuan upah minimum provinsi.
"Kepala daerah juga yang nanti akan mengimplementasikan UU Ciptaker khususnya di klaster ketenagakerjaan," jelasnya.
Namun kendati demikian, Adi menjelaskan kepala daerah tersebut tidak serta merta bisa mendesak atau memaksa pemerintah untuk membatalkan atau menerbitkat Perppu Ciptaker. Cara paling elegan ialah melakukan uji materil pasal-pasal yang dinilai merugikan masyarakat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kepala daerah tidak bisa memaksa pusat untuk mengikuti kemauan mereka. Paling mungkin dengan cara uji materi di MK. Karena tidak semua pasal juga di Ciptaker yang merugikan masyarakat," paparnya.
Sebelumnya, gelombang demonstrasi penolakan UU Ciptaker terus disuarakan diberbagai daerah di Indonesia hari ini. Tak luput di Jawa Barat juga terjadi demo besar-besaran seperti di Bandung, Sukabumi, dan Cirebon.
Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat menyatakan menolak undang-undang Cipta Kerja tersebut. Tidak hanya Ridwan Kamil, bahkan sejumlah kepala daerah di Jawa Barat ramai-ramai melayangkan surat ke Presiden RI, Joko Widodo. Surat tersebut berisikan aspirasi para buruh dan mahasiswa yang menolak Undang-undang Cipta Kerja. (OL-4)
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
MK menilai ada kemungkinan tumpang tindih antara UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dengan UU Cipta Kerja
kehadiran UU Cipta Kerja merupakan momentum yang tepat bagi generasi muda untuk mengembangkan kewirausahaan dan keterampilan kerja
Kemudahan perijinan usaha diharapkan naikkan tingkat pendapatan perkapita Indonesia di 2045
KSPI sesalkan putusan MK soal UU Ciptaker
Penerbitan Perppu Cipta Kerja oleh Presiden adalah langkah penting untuk mencegah kekosongan dalam konstitusi yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.
Perusahaan diwajibkan membayar uang kompensasi kepada karyawan yang masa kontraknya berakhir. Ketentuan ini tidak ada dalam peraturan ketenagakerjaan sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved