Sabtu 05 September 2020, 11:10 WIB

Gelar Arak-Arakan, Bupati Karawang Ditegur Mendagri

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Gelar Arak-Arakan, Bupati Karawang Ditegur Mendagri

MI/Cikwan Suwandi
Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh Datang Menggunakan Kendaraan Vanderhall Vennice ke KPU

 

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegur secara tertulis Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 Kabupaten Karawang. Ia ditegur karena menggelar arak-arakan massa saat melakukan pendaftaran di Karawang, Jawa Barat (Jabar), Jumat (4/9).

Teguran tertulis tersebut dikeluarkan pada Jumat (4/9) dan ditandatangani oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Akmal Malik atas nama Mendagri. Dengan menggelar arak-arakan massa, Mendagri menyatakan Bupati Karawang selaku bakal paslon dinilai telah menimbulkan kerumunan massa.

“Hal tersebut bertentangan dengan upaya pemerintah dalam menanggulangi serta memutus mata rantai penularan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” demikian bunyi poin 1 pada teguran tertulis Mendagri, Sabtu (5/9).

Lebih lanjut, sesuai ketentuan Pasal 67 ayat (1) huruf b, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, ditegaskan Kewajiban Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah meliputi antara lain menaati seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yakni lebih spesifiknya Pasal 4 ayat (1) huruf c, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menegaskan bahwa, masyarakat harus taat melakukan pembatasan sosial berskala besar antara lain pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

Baca juga:  Pasangan Cellica-Aep Daftar KPU Karawang dengan Naik Motor

Mendagri menyatakan pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 harus berpedoman pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang mengatur tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Non-Alam Covid-19.

Mendagri telah meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai wakil pemerintah pusat untuk memberikan sanksi teguran tertulis kepada Cellica Nurrachadiana selaku Bupati Karawang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Dan melaporkan hasilnya kepada Menteri Dalam Negeri pada kesempatan pertama,” pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Fakhri Hermansyah

Ardian Beri Uang ke Matheus Usai Loloskan PT PBG

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 24 Januari 2021, 07:56 WIB
PT PBG memberikan sejumlah uang ke pejabat pembuat komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso usai lolos tender sebagai penyuplai sembako...
MI/Susanto

KPK Dalami Arahan Juliari ke Ditjen Linjamsos

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 24 Januari 2021, 07:22 WIB
Pepen sudah tiga kali diperiksa KPK yakni pada 21 Desember 2020, 13 Januari 2021, dan 22 Januari 2021. Dia selalu hadir saat...
MI/M IRFAN

KPK Duga Penerima Suap Kasus Korupsi Bansos Masih Banyak

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 24 Januari 2021, 06:51 WIB
Lembaga Antikorupsi itu mendalami cara Harry mendapatkan proyek dalam kasus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya