Sabtu 15 Agustus 2020, 10:33 WIB

Lahirkan DPT Bermutu, KPU Serap Berbagai Masukan

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Lahirkan DPT Bermutu, KPU Serap Berbagai Masukan

Ilustrasi
Pilkada

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan proses pemutakhiran data untuk melahirkan daftar pemilih tetap (DPT) bermutu terus dilakukan. Selain menyerap rekomendasi hasil pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPU juga menyerap masukan masyarakat.

"Tentu setiap rekomendasi Bawaslu dan masukan masyarakat kita serap untuk proses penetapan DPT. Kita dorong sinkronisasi data antara KPU dan hasil pengawasan Bawaslu terapadu di seluruh tingkatan hingga yang paling bawah supaya DPT nantinya akurat," kata Komisioner KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi kepada Media Indonesia, Sabtu (15/8).

Menurut dia, temuan puluhan ribu pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) salah satu yang diserap KPU. Tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) sudah selesai karena dimulai sejka 15 Juli hingga 13 Agustus, namun pemutakhiran data pemilih berikut perbaikannya masih berlangsung.

Baca juga: KPU Pastikan Perbaiki Data Bermasalah

KPU, kata dia, sangat membutuhkan masukan yang rinci dalam perbaikan data pemilih untuk penetapan DPT. Temuan berikut masukan dari semua pihak menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses ini.

"Selain itu juga kami sudah menggelar rapat koordinasi jajaran KPU pusat hingga tingkat paling bawah menyangkut sosialisasi pilkada 2020. Sinergi tengah kita pacu khususnya untuk mendorong partisipasi masyarakat dapat meningkat di daerah yang tingkat partisipasinya rendah," pungkasnya.

Sebelumnya Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menduga KPU tidak menyinkronkan dengan baik antara daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 dan data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) Pilkada 2020. Temuan kejanggalan daftar pemilih ini didapat melalui uji petik atau pengujian dokumen daftar pemilih model A-KWK di 312 kecamatan di 27 provinsi.(OL-5)

Baca Juga

MI/PANCA SYURKANI

KPK Lelang 3 Mobil Milik Mantan Wali Kota Tomohon

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 20 Januari 2021, 07:08 WIB
Tiga mobil itu diyakini bisa mengembalikan uang negara Rp591...
MI/ADAM DWI

Sidang Gratifikasi Mantan Pejabat Pemkab Subang Segera Digelar

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 20 Januari 2021, 06:27 WIB
Heri terjerat kasus dugaan gratifikasi bersama mantan Bupati Subang Ojang Sohandi. Dia ditahan pada 10 September...
MI./M.Irfan

Kejagung Periksa Saksi terkiat Kasus Korupsi Mantan Dirut BTN

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 00:45 WIB
MAA diperiksa untuk mengumpulkan bukti soal dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas kredit kepada PT Titanium Property dari BTN Jakarta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya