Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PILKADA 2020 sebentar lagi akan di gelar. Partai politik mulai menjaring calon kepala daerah yang akan mewakili keberadaan partai politik mereka.
Selain para petahana, ada juga anak atau keluarga pejabat serta elit politik yang maju mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Media Indonesia mencoba mewawancarai Direktur Ekselutif Perludem, Titi Anggraini mengenai fonemena tersebut. Berikut petikan wawancaranya:
ANAK-ANAK atau keluarga pejabat dan elite politik mencalonkan diri sebagai kepala daerah pada Pilkada 2020, apakah sah-sah saja?
Dalam iklim demokrasi kita hari ini sistem pilkada memang tidak ada ketentuan formal yang membatasi kerabat pejabat publik atau elite politik maju dalam pemilu atau pilkada. Masalahnya adalah ketika ada kerabat pejabat yang maju di pilkada, ada diskursus kemudian kontroversi yang mengikutinya. Sebagian besar dari mereka bukan yang sudah memulai karier di parpol sejak lama, melainkan hadir di panggung politik ketika orangtua atau kerabat mereka berkuasa.
Apakah itu praktik dinasti politik?
Salah satu parameter apakah pencalonan itu merupakan bagian dari dinasti politik atau bukan (ialah) kalau para calon melalui proses kehadiran yang tiba-tiba dan mendapatkan tiket pencalonan tanpa melalui proses adaptasi politik di partai. Itu yang menjadi tendensi bahwa mereka ingin melanggengkan dinasti politik mereka.
Implikasinya bagaimana?
Kalau kondisi ini dibiarkan, pertarungan untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan pemenuhan kebutuhan orang banyak, bisa berbalik menjadi sekadar alat untuk melanggengkan kekuasaan bagi segelintir orang.
Apakah politik dinasti selalu berorientasi dengan pemerintahan korup?
Tidak serta-merta politik dinasti itu korup. Kita tidak bisa menyamaratakan. Tapi ada kecenderungan politik dinasti yang tidak diikuti proses kaderisasi akan cenderung melahirkan kepemimpinan yang korup. Atau, kalaupun tidak korup, mereka melaksanakan kepemimpin an yang tidak menunjukkan prestasi dan kompetensi.
Bagaimana agar masyarakat bisa memilih calon yang berbobot?
KPU harus membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengetahui kandidat serta visi-misi dan program yang dibawa. Kebanyakan masyarakat tidak punya informasi yang memadai tentang rekam jejak program dan gagasan yang ditawarkan kandidat sehingga yang dipilih sekadar yang ada di depan mata atau yang populer. (Ind/P-2)
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Pendaftaran calon pengganti anggota dewan komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dibuka, Rabu (11/2).
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Abdul menjelaskan, penyidik belum menahan tersangka karena pemeriksaan akan dilanjutkan.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua sebagai penyelenggara pemilu dituding telah melakukan pelanggaran etik.
PAGUYUBAN Nusantara Yalimo Bangkit meminta MK untuk tidak mematikan suara rakyat Yalimo, dengan putusan yang semestinya
DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan dua anggota KPU Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari jabatannya.
Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah tercatat sukses, meski dalam kondisi pandemi COVID-19. Pengalaman itu menjadi rujukan untuk penyelenggaraan berbasis manajemen risiko Pemilu 2024.
Ppartai politik juga harus ambil bagian dalam mendinginkan suasana dan mengajak pendukungnya untuk bisa menerima putusan MK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved