Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIHAN kepala daerah (Pilkada) serentak di 270 akan berlangsung di tengah ancaman virus korona dan gejolak ekonomi. Kondisi ini memantik banyak potensi politik kotor dari politisi busuk yang ingin meraih kemenangan.
Kandidat kepala daerah yang rakus kekuasaan akan dengan mudah menggelontorkan uang untuk membeli suara masyarakat yang tengah terimpit beban ekonomi. Pengawasan berlapis dan oleh seluruh elemen menjadi utama sebagai tameng dari noktah demokrasi itu dan menjaga terwujudnya tujuan dari pelaksanaan pilkada.
"Bagaimana masyarakat, ormas, media massa, tokoh agama, dan semua pemangku kepentingan bahu-membahu mengawasi perilaku aktor politik di pilkada 2020 agar tidak melakukan penyimpangan dan berbuat curang saat berkompetisi," papar Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini kepada Media Indonesia, Sabtu (25/7).
Menurut dia, pilkada di tengah pandemi virus korona membawa konsekuensi dan beban yang tidak sederhana bagi negara. Pilkada menjadi lebih rumit, kompleks, dan juga mahal.
Negara harus menggelontorkan tambahan biaya untuk memastikan pilkada berjalan dengan sehat dan tidak membahayakan warga negara yang terlibat di dalamnya. Oleh karena itu mestinya pilkada memberi makna bagi perbaikan tata kelola pemerintahan daerah yang lebih kuat, antikorupsi, dan benar-benar berorientasi pada optimalisasi pelayanan publik.
"Apalagi ongkos politik yang dikeluarkan kandidat juga tidak sedikit. Oleh karena itu partai politik dan juga para kandidat memaknai betul kondisi ini dengan sebaik-baiknya pada tujuan untuk menghasilkan kepemimpinan terbaik bagi daerah. Jangan kecewakan masyarakat dan semua pihak yang sudah mempertaruhkan banyak hal demi terselenggaranya pilkada 2020 ini," terang Titi.
Pilkada di tengah pandemi bukan hanya harus sehat tapi juga harus dirasakan esensinya sebagai sesuatu yang memang perlu dilakukan. Hasilnya untuk memperbaiki taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat daerah.
Justru di masa sulit inilah harus dipastikan kepemimpinan yang terpilih adalah pemimpin yang tahan dan mampu mengatasi krisis. Seluruh komponen masyarakat diharapkan ikut serta mengawal.
"Apalagi pengawasan proses pilkada memang jadi lebih sulit saat terjadinya pandemi ini. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi dan daya dukung oleh semua pihak," pungkasnya. (P-2)
Menurut Khofifah, ini sangat penting sebab dalam waktu dekat di Jawa Timur terdapat 18 kabupaten, kota, dan provinsi yang akan dipimpin penjabat.
Berikut doa-doa mohon pemimpin yang diajarkan Rasulullah SAW dan para ulama.
Yuks pantau jadwal Pileg, Pilpres, dan Pilkada. Ini Jadwal tahapan pemilu yang dikeluarkan KPU.
Masyarakat Jakarta dapat menjagokan salah satu dari 10 bakal calon gubernur yang telah melalui seleksi ketat PSI.
Berikut doa-doa untuk memperoleh pemimpin yang baik dalam rangka menyambut pemilihan umum.
Sejumlah nama yang sudah masuk bursa calon Wali Kota Bandung ialah Atalia Praratya, M Farhan, Erwin, Siti Muntamah dan Budi Dalton
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Pelaksanaan Pilkada langsung masih diwarnai berbagai praktik curang, termasuk politik uang.
PEMILIHAN anggota Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada awal 2026 menyedot perhatian luas, sesuatu yang tidak terjadi pada proses pemilihan deputi gubernur sebelumnya.
Di saat pemilu berjalan kompetitif, kualitas demokrasi justru dinilai jalan di tempat atau bahkan mundur.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved