Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pemangku kepentingan dalam penanggulangan Covid-19 di Tanah Air diminta meningkatkan kapasitas testing, tracing, dan kapasitas penanganan medis, menyusul munculnya klaster penyebaran baru di sejumlah daerah.
"Semakin besar kapasitas tes cepat di satu daerah harus diimbangi dengan kecepatan dan ketepatan dalam pelacakan (tracing) yang masif, sehingga menekan bermunculannya klaster-klaster baru penyebaran Covid-19," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/7).
Baca juga:
Dalam beberapa pekan terakhir, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, bermunculan klaster-klaster penyebaran baru virus korona di sejumlah daerah. Mulai dari klaster industri, pasar, desa, acara keagamaan, perusahaan hingga yang terbaru klaster asrama seperti di Secapa TNI AD di Bandung, Jawa Barat.
Legislator Partai NasDem itu berharap kedisiplinan dan kewaspadaan masyarakat terus ditingkatkan menghadapi potensi penyebaran virus korona yang semakin meluas di tengah aktivitas masyarakat.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat setiap harinya. Pada Jumat (10/7), tercatat penambahan 1.611 orang yang dinyatakan positif sehingga total keseluruhan penderita COVID-19 di Tanah Air 72.347 pasien.
Menurut Rerie, peningkatan jumlah kasus Covid-19 harian dan temuan sejumlah klaster sebaran baru menunjukkan laju infeksi virus korona di Tanah Air belum mampu dikendalikan, seiring dimulainya pelonggaran aktivitas menuju kenormalan baru.
"Pemerintah pusat dan daerah harus mengevaluasi sejumlah langkah untuk menemukan upaya yang tepat dalam pengendalian Covid-19 saat pelonggaran PSBB dilakukan," ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, tambah Rerie, pemerintah harus memperbesar kapasitas penanganan medis dan lebih penting lagi mendisiplinkan masyarakat untuk konsisten menerapkan jaga jarak dan jaga kebersihan diri serta lingkungan.
Lebih dari itu, tegas Rerie, kewaspadaan dan kedisiplinan masyatakat menjalankan protokol kesehatan wajib ditingkatkan. Apalagi, tambahnya, pada Senin (13/7), di wilayah yang masuk zona hijau, mulai melakukan kegiatan belajar dan mengajar di awal tahun ajaran baru.
"Jangan sampai di sekolah di zona hijau malah menjadi klaster penyebaran baru karena para pengelola sekolah, siswa dan orang tua murid mengabaikan protokol kesehatan," tegasnya. (RO/OL-6)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya membangun sistem peringatan dini bencana yang akurat dan mudah dipahami, agar risiko dampak cuaca ekstrem dapat ditekan semaksimal mungkin.
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menduga maraknya praktik pembalakan liar sebagai salah satu faktor yang memperparah banjir Sumatra dan Aceh.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved