Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pemulihan kesehatan masyarakat, recovery ekonomi hingga bantuan pemulihan sosial masyarakat yang terdampak Covid 19 terus dilakukan oleh pemerintah, tak terkecuali Kementerian Tenaga Kerja RI, dimana secara paralel terus melakukannya seperti diantaranya melaksanakan Bantuan Program Pemerintah BLK Komunitas kepada PCNU Kab. Mojokerto; Bantuan Pro-gram Pemerintah, Bantuan COVlD-19 untuk 26 Pesantren; Bantuan Program Pemerintah Paket Kegiatan Padat Karya; Bantuan Program Pemerintah Paket Tugas Pembantuan kepada Dinas Tenaga Kerja, bantuan Program Pemerintah Paket Kegiatan Tenaga Kerja Mandiri serta Bantuan Program Pemerintah lnkubasi Bisnis kepada 250 Wirausahawan.
Demikian dijelaskan Menteri Ketenagakerjaan RI, Dra HJ Ida Fauziah MSi saat kunjungan ke Mojokerto, didampingi Bupati Mojokerto Jawa Timur, H Pungkasiadi SH, Ketua PBNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, Ketua PCNJ Mojokerto KH Abdul Adhim Alwy. Dimana hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengerahkan seluruh Kementerian dan Lembaga melakukan refocusing anggarannya bagi pencegahan serta pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid 19 ini.
Dan pesantren adalah lembaga pendidikan dengan sarana terbatas dengan kapasitas kecil tapi dimaksimalkan oleh pesantren. Kalau pesantren harus melakukan protokol kesehatan maka negara harus hadir bagaimana pesantren tetap produktif mengajarkan ilmu-ilmu agama tapi tetap juga menjaga kesehatannya, papar Menteri Ida Fauziah.
Salah satu upaya Kementerian Ketenagakerjaan mewujudkan hal tersebut yakni dengan membentuk Program Sanitasi Lingkungan yang bersih di pesantren, membangun jamban-jamban, membangun westafel untuk cuci tangan yang diberikan kepada pondok pesantren dengan mempekerjakan mereka yang menjadi korban PHK untuk membangun sarana-sarana tersebut. Ini salah satu cara kita melakukan refocusing anggaran-anggaran kita.
“Saya kira tugas seluruh pembantu Presiden sekarang, semuanya harus mikiri gimana caranya bisa mengatasi Covid 19 dengan seluruh resources yang dimilliki oleh Kementerian dan Lembaga,” jelasnya lagi.
Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat ada kurang lebih 3 juta pekerja atau buruh yang mengalami PHK atau dirumahkan dengan tidak dibayar atau dibayar separo. Pemerintah pun bersungguh sungguh melakukan penangganan terhadap Covid ini. Penanganan yang dilakukan pemerintah adalah penanganan pada Aspek Kesehatannya, kemudian pemerintah menangani dampaknya dengan cara memberikan Social Safety Net, memberikan bantuan sosial. Disamping memberikan stimulus ekonomi untuk membangunkan dan membangkitkan kembali ekonomi masyarakat kita.
Menaker Hj. Dra. Ida Fauziah MSi menambahkan bahwa salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjan adalah (karena pengangguran naik, karena yang dirumahkan juga naik, red) yakni memberikan berbagai kegiatan yang sifatnya Social Safety Net, atau bentuk lain dari Social Safety Net.
Seperti melakukan Padat Karya Produktif dan Padat Karya Infrastruktur yang dilakukan di daerah terpadat dari yang padat di Kecamatan Tambora, Jembatan Besi, Jakarta Barat dengan upaya penyemprot-an disinfektan lingkungan. Padat Karya Produktif serta Padat Karya Infrastruktur ini melibatkan temanteman yang terPHK, temen temen yang dirumahkan.
Jadi teman teman yang terPHK ini difasilitasi untuk membantu seperti penyemprotan di daerah daerah yang membutuhkan dan teman teman yang kehilangan pendapatan ini ada insentifnya. Jadi itulah yang bisa kitalakukan, dijelaskan Menteri Tenaga Kerja RI, Hj.Dra.Ida Fauziah MSi, dalam sebuah kesempatan.
Program program yang lain Kemenaker yaitu melakukan donasi, menghimpun donasi dari teman teman diaspora di seluruh dunia. Kementerian Ketenagakerjaan hanya menjadi fasilitator, menyambungkan rejekinya teman teman yang di PHK ini dari temen temen diaspora dari seluruh dunia. Dan banyak upaya yang Kemenaker lakukan, karena keinginan kita untuk ikut meringankan temen temen, saudara saudara kita yang terPHK, ujar Ida Fauziah, yang juga Pengurus Pusat Fatayat NU seluruh Indonesia.
Lebih jauh, Menteri Ketenaga-kerjaan RI, Dra, Hj, Ida Fauziyah MSi pun memaparkan bahwa per-tumbuhan ekonomi Indonesia sebenarnya sudah bagus dibandingkan negara-negara lain pada kwartal pertama, dimana negara-negara lain sudah minus.
“Alhamdulilah kita 2.9 persen pertumbuhannya, tetapi kemungkinan akan minus sampai 3 persen. Jika minus berarti akan berdampak padajumlah pengangguran kita yang akan meningkat, banyak yang di PHK, banyak yang di rumahkan. Kita masih bersyukur minusnya di angka 3 persen saja karena banyak negara-negara maju pun seperti Amerika minusnya di angka 8 persen. Bahkan negara Cina, juga mengalami hal yang sama. Maka itu, pihaknya sangat optimis, seperti World Bank, IMF memprediksi negara kita akan cepatpulih dari keadaan ini, sampai banyak yang memprediksi pertumbuhan ekonomi negara kita akan tumbuh di angka 8 persen,” paparnya di tengah kunjungan ke warga Mojokerto, Jawa Timur tersebut.
Ini suatu prediksi yang sangat optimistik, maka dirinya berharap disaat kita mengalami kondisi yang seperti sekarang ini yang tidak boleh hilang adalah dengan tidak menyalahkan satu sama lainnya. Banyak negara mengatakan Indonesia bisa survive dari kondisi krisis sekarang ini adalah karena Indonesia memiliki kelebihan gotong royong dan semangat keguyuban masyarakatnya, ujarnya bangga.
Jadi jika dilihat sebenarnya perbandingan pertumbuhan ekonomi di desa dan di kota, lebih tinggi adalah di kota. Tapi kenapa masyarakat di desa bisa survive? Karena adanya eekegotongroyongan. Sehingga kelebihan inilah yang negara-negara lain menganggap bahwa Indonesia akan bisa survive menghadapi krisis seperti sekarang ini karena kemampuan kita menjaga antar sesama.
Sementara itu, Ketua PCNU Mo-jokerto KH Abdul Adhim Alwy men-gungkapkan rasa syukur ahlan wasahlan kepada Menteri Ketenagakerjaan, bahwa menurutnya, kekuatan organisasi itu sedikitnya harus di topang oleh tiga kekuatan.
Satu adalah kekuatan ideologi, ideologi harus kita tanamkan direlung hati kita masing-masing sehingga jangan goyah dengan adanya financial ataupun jangan goyah dengan gemerlapnya dunia sehingga lepas ideologi kita, tetap NU ahlussunah wal jamaah harus bawa sampai mati, hjangan ditukar apapun, ideologi harus kuat.
Kedua ekonomi. Ekonomi pun harus kuat, organisasi yang lemah ekonominya tentu akan goyah, makanya pujangga arab pun mengatakan man laysal fulus wa huwal manfus, “barang siapa gak punya fulus mampus” organisasi harus di topang oleh ekonomi yang kuat. “Alhamdulillah kita baru saja meresmikan BMT mojopahit yang juga telah di resmikan oleh ketua PBNU, kemudian RPJNU mart, kemudian insyaAllah bulan Juli ini kita akan meresmikan faskes faskes di setiap RPJ.
Sedangkan pilar yang Ketiga adalah budaya, budaya nahdlatul ulama luar biasa, insyaAllah kalau ketiga pilar ini kita miliki. Insya Allah NU di Mojokerto akan maju dan bermartabat, tutup Abdul Adhim. (Adv)***
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved