Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH pusat dan daerah harus memiliki persepsi yang seragam dalam hal pengelolaan keuangan terutama yang berkaitan dengan percepatan penanganan covid-19.
"Persepsi yang ada harus berlandaskan kesamaan sense of crisis. Kami harapkan seluruh pihak dapat bergerak dengan harmonis dan mendorong kita melewati pandemi ini dengan baik," ujar Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dalam pembukaan Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2020, Senin (15/6).
Untuk bisa mencapai persepsi yang sama, dibutuhkan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk terus mengawasi setiap rupiah dana pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat.
APIP harus berperan aktif dalam upaya menyediakan early warning system dan memberikan solusi yang tepat dan cepat atas permasalahan yang dihadapi dalam menjaga akuntabilitas.
Baca juga: Presiden: Gigit Pejabat yang Korupsi Dana Penanganan Covid-19
Kolaborasi dengan lembaga lain seperti Badan Pemeriksa Keuangan serta aparat penegak hukum (APH) yang mencakup Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung, dan Polri pun bisa menjadi pilihan guna meningkatkan pengawasan.
"Anggaran yang dialokasikan untuk penanganan covid-19 sangat besar sehingga APIP harus saling berkolaborasi dalam melaksanakan pengawasan," tuturnya.
Saat ini pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp677 triliun untuk keperluan penanganan covid-19.
Anggaran tersebut dinilai sangat besar sehingga dibutuhkan sinergi yang kuat untuk memaksimalkannya. (A-2)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved