Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat minta pemerintah tidak hanya menyiapkan aturan, tetapi lebih penting lagi harus memastikan masyarakat paham dan siap dalam penerapan kenormalan baru di masa pandemi Covid-19.
"Masyarakat harus memahami bahwa new normal atau kenormalan baru bukan berarti kita akan kembali pada kebiasaan kita yang dulu. Tetapi kita benar-benar masuk pada kebiasaan baru yang mengedepankan pola hidup bersih dan disiplin menjaga jarak antarorang sesuai protokol kesehatan," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6).
Kepastian kesiapan itu, jelas Rerie sapaan akrab Lestari, bisa diawali dengan sosialisasi masif mengenai tahapan pelaksanaan kenormalan baru dan protokol kesehatan yang jelas dan wajib dilakukan.
"Tentunya hal itu perlu didukung kemudahan akses mendapatkan informasi panduan kenormalan baru," ujarnya.
Jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan pola hidup sehat, menurut Rerie, adalah sejumlah hal yang wajib menjadi kebiasaan baru masyarakat.
"Pastikan pemahaman masyarakat itu juga sampai ke akar rumput."
Untuk itu, sebelum memasuki tahap kenormalan baru, harus dipastikan pusat-pusat keramaian, seperti pasar, mal, memiliki fasilitas tempat cuci tangan yang memadai serta mudah terlihat dan terjangkau oleh pengunjung.
Selain itu, tambah Legislator Partai NasDem tersebut, tempat-tempat yang berpotensi mengundang keramaian juga wajib memiliki tim khusus yang menangani tata kelola pengendalian Covid-19 setempat. Bahkan, juga dilengkapi pos kesehatan yang memiliki kelengkapan test PCR dan pertolongan pertama untuk mengantisipasi penyebaran. Rerie melanjutkan, sebelum membuka pasar maupun mall, penting untuk memastikan para pedagang maupun pegawai di tempat tersebut tidak ada yang terpapar virus.
"Karena itu, tempat-tempat test PCR pun harus bisa diakses dengan mudah oleh para pedagang."
baca juga: Masyarakat tidak Patuh, PSBB Bisa Diulang
Sosialisasi mengenai lokasi-lokasi rawan penularan, jelasnya, juga harus dipahami dengan baik, agar masyarakat meningkatkan terus kewaspadaannya. Dengan kesiapan masyarakat yang baik, tegas Rerie, kenormalan baru yang pada dasarnya untuk menggerakkan perekonomian, diharapkan tidak sampai menyebabkan ledakan kasus positif Covid-19, yang bisa berujung pada kerugian lebih besar di sektor ekonomi. (OL-3)
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
Berdasarkan perhitungan, dampak penghematan dari kebijakan tersebut sangat kecil dibandingkan total anggaran negara.
Penyaluran bantuan yang dilakukan dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun 2025-2026 ini diawali di Kecamatan Ciparay
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
JAGA Pemilu khawatir pelanggaran dalam pemilihan umum (pemilu) menjadi kebiasaan yang diwajarkan alis ‘new normal’di masa depan.
Konsekuensi daerah yang telah ditetapkan berada di level 1 berarti kegiatan masyarakat bisa dikatakan dapat beroperasi normal dengan kapasitas maksimal 100% di berbagai sektor.
Rumah mengangkat konsep Tropical Modern ramah lingkungan dan didesain untuk menjawab kebutuhan hunian di era new normal.
Kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, diharapkan tidak menimbulkan euforia berlebihan yang berakibat abai terhadap protokol kesehatan yang masih harus diterapkan.
Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mobilitas masyarakat terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi covid-19.
SAAT ini kita tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi. Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved