Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan mempercepat pemeriksaan terhadap pasien dalam pengawasan (PDP) yang hingga kemarin siang berjumlah 29.087. Pemeriksaan akan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) realtime dan tes cepat molekuler (TCM) yang baru dikembangkan.
“Mulai kemarin (Kamis 7/5), satu laboratorium Wisma Atlet berbasis TCM untuk memeriksa antigen sudah kita operasionalkan. Kita juga
sudah kirim spesimen ke lebih 15 mesin TCM di seluruh Indonesia,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam telekonferensi di Graha BNPB, Jakarta, kemarin.
Menurutnya, catridge sudah ada di jalan dalam mencapai sasaran yang sudah ditargetkan pemerintah. Sebagian sudah diterima laboratorium dan sudah diperiksa.
Yurianto memaparkan, hingga kini pihaknya telah memeriksa 143.453 spesimen menggunakan PCR realtime. Sebanyak 328 spesimen diperiksa melalui TCM.
“Pasien terkonfirmasi melalui tes PCR sebanyak 13.026 dan dengan menggunakan TCM 86,” tambahnya.
Lebih lanjut Yurianto melaporkan, per 8 Mei 2020, jumlah kasus terkonfi rmasi positif covid-19 sebanyak 13.112 setelah ada penambahan 336 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 13 orang sehingga total menjadi 943. Sebaliknya kasus sembuh bertambah 113 orang sehingga totalnya menjadi 2.494 orang. Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 244.480.
Selain intervensi di bidang kesehatan, kata Yurianto, solidaritas kemanusiaan merupakan modal utama untuk menghadapi covid-19.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyatakan pemerintah berysukur penambahan kasus virus korona di Tanah Air tak seburuk prediksi yang dikeluarkan berbagai ka langan. Prediksi yang menyatakan kasus covid-19 akan meledak signifi kan sejauh ini tidak terjadi.
“Kita bersyukur prediksi bahwa kasus di Indonesia akan tumbuh secara eksponensial yang sangat ekstrem ternyata tidak terjadi,” tukasnya. (Ata/Dhk/X-7)
Setelah diproduksi, minyak mentah bagian milik negara harus diserahkan kepada Pertamina.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved