Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTRI Agus Harimurti Yudhoyono, Almira Tunggadewi Yudhoyonobelum lama ini membuat pidato terkait penanganan Covid-19 yang ditujukan pada Presiden Jokowi. Pidato tersebut merupakan tugas dari pihak sekolah dan harus disampaikan dalam bahasa Inggris. Belakangan pegiat sosial Deny Siregar berkomentar sinis atas kemunculan Aira dengan pidatonya tersebut.
"Bapak udah. Anak udah juga.
Sekarang cucu juga dikerahkan..
Kalo ada cicit, cicit juga bisa ikutan minta lockdown," kata Denny melalui akun twitternya @Dennysiregar7.
Tak terima dengan komentar Denny tersebut, Ibu Aira, Anisa Pohan membalas dengan komentar sangat pedas. "Teman-teman ini contoh manusia yang tidak membaca isi materi secara utuh. Jelas disitu adalah mengenai Almira yang mendapat tugas dari sekolahnya untuk membuat masukan kepada presiden mengenai memilih tentang lockdown. Dan konten ini adalah tentang hari pendidikan. anda punya anak ga?" kata Anisa melalui akun twitternya @AnnisaPohan membalas langsung cuitan Deny Siregar.
Selain Anisa, kecaman juga muncul dari Wasekjend DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon. "Pertama, itu tugas anak sekolah. No politics! Diberita ditulis di IG AHY juga sudah dijelaskan. Kedua, tak pantas anak kecil dijadikan bahan bullyan politik. Pada waktunya ini akan berbalas! Ketiga, jangan² cucu SBY lebih pintar Inggrisnya dibanding pemimpin rezim ini. Boleh diuji," ungkap Jansen.(OL-4)
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
PERUNDUNGAN atau bullying sesungguhnya sudah dinyatakan dilarang dan termasuk salah satu dosa besar dalam penyelenggaraan pendidikan.
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Reaksi pertama orangtua saat mengetahui anak mereka dirundung akan sangat menentukan proses pemulihan mental sang anak.
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved