Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH banyaknya warga di sejumlah daerah yang mulai melanggar peraturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mendorong Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat.
Kepada Media Indonesia, kemarin, Doni mewanti-wanti seluruh warga di mana pun agar tidak lengah dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19. “Bila kita disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan secara kolektif, kita bisa lebih awal mengakhiri wabah,” kata Doni.
Sebaliknya, kata Doni, apabila masyarakat masih terus melanggar peraturan PSBB, tentunya akan berdampak luas dan kita lebih lama dalam menangani pandemi covid-19.
Dia mengajak masyarakat tetap menjaga yang sehat harus tetap sehat, yang kurang sehat dirawat agar sehat, serta yang sakit diobati, juga selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
“Patuhi tetap di rumah saja. Semakin kita disiplin menaati protokol kesehatan, semakin cepat kita mengakhiri wabah covid-19,” tegasnya.
Peringatan Doni agar warga terus disiplin menjalankan protokol kesehatan dan mengikuti PSBB yang sudah diterapkan di tiga provinsi dan 22 kabupaten/ kota itu cukup beralasan. Di sejumlah daerah masih ditemukan banyak warga yang tidak menaati PSBB.
Di Padang, Sumatra Barat, misalnya, disiplin warga untuk menjalankan PSBB sudah mulai kendur.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri, setelah tujuh hari penerapan PSBB, kian banyak warga keluar rumah. “Kebanyakan warga keluar rumah sore hari atau menjelang berbuka. Mereka umumnya berburu takjil.”
Sementara itu, di Cimahi, Jawa Barat, ditemukan seorang pemudik asal Surabaya menjadi sumber penyebaran covid-19. “Awalnya dia mengeluh sakit, lalu dirawat, setelah dirawat, dia ketahuan positif covid-19,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi,
Chanifah Listyarini, kemarin. Chanifah menyebutkan pihaknya langsung melakukan pelacakan (tracing) terhadap kontak erat pasien tersebut. Hasilnya, dua orang yang tinggal serumah dengan si pasien juga dinyatakan positif.
89 laboratorium
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan sudah ada 89 laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia aktif melakukan pemeriksaan covid-19.
Hingga kemarin pukul 12.00 WIB, spesimen terkait covid-19 yang diperiksa mencapai 86.985, yang berasal dari 67.784 orang, dengan hasil 9.771 kasus positif dan 58.013 kasus negatif. Pasien yang sembuh mencapai 1.391 orang dan yang meninggal 784 orang. “DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah kasus positif, sembuh, dan meninggal terbanyak, ya itu 4.092 kasus positif, 440 orang sembuh, dan 370 orang meninggal,” ujar Yurianto.
Kemarin, Pemprov DKI Jakarta kembali melanjutkan rapid test terhadap 76.947 warga. Hasilnya, 2.954 orang dinyatakan positif dan 73.993 orang dinyatakan negatif. (Tim/X-10)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved