Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA menyukseskan larangan mudik Lebaran 2020 untuk meminimalisir penyebaran covid-19, Polri lakukan penyekatan 58 titik di Pulau Jawa
"Dilakukan penyekatan larangan mudik, jadi dari Korps Lalu Lintas sudah mendeteksi ada beberapa jumlah titik," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakt Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (24/4).
Di seluruh titik tersebut, nantinya juga terdapat pos pengamanan terpadu yang akan dijaga oleh anggota Polri, TNI, dan instansi terkait. Argo memparkan ke-58 titik tersebut tersebar dari Porvinsi Banten sampai Jawa Timur.
"Di Banten ada enam titik, DKI Jakarta 18, di Jawa Barat ada 17, Jawa Tengah ada lima titik, di Yogyakarta ada tiga, dan Jawa Timur sembilan titik," papar Argo.
Penyekatan jalan tersebut dilakukan dalam rangka Operasi Ketupat 2020. Diketahui, operasi tersebut mulai berlangsung pada Jumat (24/4) pukul 00.00 WIB. Argo mengatakan Operasi Ketupat dilakukan sampai 31 Mei 2020.
"Tujuan daripada Operasi Ketupat itu adalah yang pertama melarang masyarakat untuk mudik guna mencegah penyebaran covid-19. Kedua, terjamin rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan terhindar dari covid-19. Ketiga adalah terwujudnya sitausi kamtibmas yang kondusif saat dan sesudah lebaran," tandas Argo.
Nantinya, petugas di lapangan akan memberikan sosialisasi kepada masyarkat terkait larangan mudik. Argo mengatakan para pengendara akan diminta untuk memutarbalikkan kendaraannya di pos pengamanan terpadu.
"Sedangkan untuk logistik, bahan pokok, BBM, alkes, ekspedisi, itu diperbolehkan untuk melewati jalan. Jadi tidak ada penutupan jalan tol atau arteri di sana," pungkas Argo.
Sementara itu, Polda Metro Jaya memperluas penyekatan jalan di beberapa kabupaten/kota penyangga wilayah DKI Jakarta.
“Untuk wilayah Pospam PMJ yang tadinya tiga pintu tol yang pertama di Cikarang Barat untuk arah Purwakarta atau Cikampek kita akan sekat,” tutur Yusri, Kamis (23/4).
Kemudian, Yusri menjelaskan di Cibitung arah ke Merak juga akan dilakukan penyekatan.
Yang ketiga, Cimanggis arah Bogor ini ditiadakan agar warga tidak boleh masuk dan keluar Jakarta.
Yusri mengatakan agar sistem koordinasi bisa berjalan baik, Bogor akan membuat pos sendiri supaya tidak ada jalan tembus ke Cianjur.
“Tetapi orang Bogor kerja ke Jakarta masih bisa dan orang Jakarta untuk balik ke Sentul atau Bogor di luar dari Cimanggis itu bisa,” tuturnya.
Yusri menambahkan, bahwa kendaraan logistik ataupun pengangkut BBM tetap diperbolehkan jalan melalui TOL maupun jalan arteri. (OL-2)
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Mandat Reformasi 1998 tidak pernah mengamanatkan pemindahan posisi institusional Polri dari bawah Presiden.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan ada wacana soal penempatan Polri di bawah naungan kementerian
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
PT Pelni Sorong mencatat arus liburan dan mudik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025 serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025.
PT Jasa Marga Tbk menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idul Fitri 1446 H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved