Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengakui pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus penyebaran covid-19 di beberapa daerah belum optimal. Masih banyak kantor dan pabrik yang beroperasi sehingga mobilitas warga masih tinggi.
“Saya ingin ada evaluasi, terutama dari apa yang telah kita kerjakan, terutama evaluasi mengenai PSBB. Secara lebih detail kita harus tahu apa plus-minusnya sehingga bisa kita perbaiki,” ujar Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas secara virtual, kemarin.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan sudah ada permintaan dari sejumlah pihak kepada Kementerian Perhubungan untuk membatasi bahkan menghentikan transportasi publik. “Tetapi Kemenhub belum bisa memenuhi permintaan tersebut,” ujar Doni seusai mengikuti rapat terbatas.
Pihak Kemenhub berdalih masih banyak pekerja yang berasal dari bidang kesehatan atau jasa pelayanan publik lain yang sangat membutuhkan angkutan umum.
Bupati Bogor Ade Yasin saat memantau Stasiun Bojonggede, kemarin pagi, malah masih menemukan banyak warganya yang tetap berangkat ke kantor di Jakarta walaupun berasal dari perusahaan di luar yang dikecualikan. “Makanya ini, kita juga butuh kerja sama dengan pemerintah DKI untuk lebih tegas lagi,” ujar Ade.
Sementara itu, di check point Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, masih ditemukan beberapa orang bersepeda motor berboncengan walaupun dengan alamat yang berbeda, kemarin pagi. Petugas kepolisian langsung mengambil tindakan tegas dengan menurunkan penumpang. Lalu petugas menghentikan angkot tujuan Bekasi-Kampung Melayu. Setelah dipastikan angkot itu berpenumpang kurang dari 50%, polisi mempersilakan penumpang motor untuk naik.
“Bang, penumpang ini sudah saya bayar, ya, turunkan dia di lokasi tujuan. Jangan dibiarkan naik motor yang ada di depan,” kata Kepala Tim Pos Check Point Kalimalang Aiptu Tarwono kepada sopir angkot.
Tindak tegas
Doni Monardo mengatakan pihaknya akan berdiskusi dengan semua komponen terkait, terutama para pemimpin perusahaan agar menghentikan aktivitas pada masa PSBB. Mereka akan diminta untuk menaati instruksi pemerintah, yakni menerapkan sistem bekerja dari rumah.
Bila masih ada kantor dan pabrik yang melanggar protokol kesehatan, tindakan tegas akan dilakukan, mulai peringatan, teguran, hingga sanksi sebagaimana diamanatkan Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
“Itu sudah masuk kategori membahayakan kesehatan masyarakat sehingga perlu dikenai denda dan sanksi pidana,” tegasnya.
Ke depannya, pengawasan terhadap perkantoran dan pabrik dilakukan lebih ketat dengan pemantauan lewat kamera pengawas (CCTV) dan inspeksi oleh tim gugus tugas.
Pengamat transportasi Djoko Setijowarno berpendapat, munculnya ketidaksinkronan antarkementerian, baik Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, maupun Kementerian Perindustrian dalam mengatur regulasi bakal mempersulit PSBB.
“Kebijakan di tingkat peraturan menteri sudah membingungkan publik dan pelaksana lapangan, termasuk pemda,” jelas Djoko.(Ykb/Ins/Put/DD/X-10)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved