Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV DKI Jakarta menambah anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang akan digunakan untuk bantuan sosial sebesar Rp 844 miliar.
Hal ini tertuang dalam Peraturan Gubernur No 28 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Pergub No 106 tahun 2019 Tentang Penjabaran APBD 2020.
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan anggaran itu diperoleh dari hasil realokasi anggaran. Anggaran yang dialihkan ke BTT di antaranya berasal dari anggaran PMD ke PT Jakarta Propertindo untuk Formula E sebesar Rp344 miliar. Formula E sudah ditunda hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.
Sisanya sebanyak Rp500 miliar berasal dari PMD PT MRT Jakarta.
"Iya saya dapat info akuratnya dari Formula E dan MRT masing-masing Rp334 miliar dan Rp500 miliar," kata Mujiyono saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (17/4).
Semula anggaran BTT DKI pada 2020 ini tercatat Rp188 miliar. Sebanya Rp5 miliar digunakan untuk bantuan bagi warga yang terkena bencana banjir. Sementara Rp130 miliar digeser ke Dinas Kesehatan DKI.
"Rp130 miliar digeser ke Dinkes untuk membeli APD untuk RS dan Puskesmas. Sisa Rp53 miliar," jelas Mujiyono.
Baca juga: Paket Sembako Salah Sasaran, DPRD DKI Sebut Karena Human Error
Dengan penambahan ini, anggara BTT menjadi bertambah sangat besar yakni Rp897 miliar. Mujiyono menyebut anggaran inilah yang menjadi sumber dana pengadaan bansos.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan ada 1,25 juta KK yang diberi bansos berupa paket sembako senilai Rp600 ribu per bulan.
"Ya tinggal dikali saja, per-KK Rp600 ribu dikali 1,25 juta KK. Artinya Pemprov DKI butuh Rp750 miliar. Ya diambil dari situ," ungkapnya.
Mujiyono pun menyebut Pemprov DKI memang kurang transparan dalam pemberian bansos. Hal ini terbukti tidak semua anggota DPRD DKI terinformasikan mengenai dana bansos.
"Tertutup ya. Kita harus aktif cari sendiri. Tapi saya apresiasilah pemberian bansos ini. Karena warga non KTP DKI juga nantinya dapat kan," ungkapnya.
Ia pun berharap Pemprov DKI mau buka-bukaan mengenai anggaran bansos bukan hanya pada DPRD tetapi juga pada media. Sebab, masyarakat juga membutuhkan informasi agar tidak termakan hasutan kabar hoaks.
"Karena pas di awal kan masyarakat dibuat nebak-nebak, bantuannya apa nih. Setelah ada isu-isu ini itu sampai uang tunai, barulah mau terbuka tidak ada uang tunai. Harusnya keterbukaan itu sejak awal," tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah. Instruksi itu mewajibkan tiap pemda merealokasi APBD ke pos-pos anggaran untuk penanganan covid-19. (A-2)
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi bahkan, jika diperlukan, mencabut bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang anggotanya terlibat dalam aksi tawuran.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan evaluasi hingga pencabutan bansos bagi keluarga pelaku tawuran sebagai langkah tegas menekan aksi kekerasan di Jakarta.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk proaktif mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi guna menghindari informasi palsu.
Gaji guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tercatat hanya Rp300 ribu per bulan, menjadikannya salah satu isu yang paling disorot publik.
Transaksi judi online bagi 12.402 KPM bansos dengan kondisi tersebut sangat memprihatinkan.
Prasasti Muara Cianten, yang merupakan peninggalan Kerajaan Tarumanegara, dipindahkan dari lokasi asalnya di tepi Sungai Cisadane, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Kami melihat ada beberapa rumah masyarakat yang telah rusak dan tidak layak huni karena tersapu aliran Batang Baiang.Segera kami relokasi ke tempat yang aman,"
Melalui dialog yang terbuka dan transparan tersebut, sejumlah kesepahaman berhasil dicapai antara warga dan Pemkot Jakarta Selatan, antara lain penyediaan hunian relokasi.
MEMASUKI hari keenam, pencarian terhadap 7 korban yang masih tertimbun di Cilacap, Jawa Tengah belum membuahkan hasil meskipun alat berat telah dikerahkan. Pemkab siapkan relokasi
PEMERINTAH provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan dana Rp400 miliar untuk melakukan relokasi warga dua dusun korban longsor Cilacap, Jawa Tengah.
Warga yang direlokasi berasal 2.209 keluarga. Mereka akan menempati lahan seluas 130 hektare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved