Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBUKAAN masa sidang III tahun 2019-2020 DPR berpotensi
kembali ditunda. Hal itu karena hingga saat ini wabah covid-19 belum mereda. Untuk menunda atau tidak, pimpinan DPR dan fraksi akan
melakukan rapat pada 29 Maret 2020 secara virtual.
Menurut anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPR Willy Aditya, akan dipikirkan juga taktiknya, apakah rapat paripurna itu bisa dijalankan atau tidak. “Kalau tidak dijalankan, apakah rapatnya bisa virtual. Kemudian keputusan juga apakah melalui pimpinan di virtual bias disepakati,” ujarnya.
Menurut Willy, rapat akan membahas alokasi anggaran untuk penanggulangan covid-19. Nantinya juga akan ditentukan
mekanisme untuk menetapkan beberapa perubahan pos anggaran yang akan disalurkan untuk covid-19.
“Akan ditentukan apakah bisa melalui perppu atau harus melalui rancangan undang-undang (RUU). Kalau di UUD kan harus melalui RUU. Ini akan jadi pembahasan yang cukup intensif,” ujar Willy.
Anggota DPR dari Fraksi PPP Arsul Sani menambahkan, pihaknya mengusulkan agar pembukaan sidang tidak ditunda. Namun, protokol pencegahan penyebaran korona harus dilakukan dengan ketat.
“Masa sidang ketiga ini sudah diputuskan akan dimulai pada 30 Maret. Saya mengusulkan agar tidak ditunda. Namun, protocol pencegahan covid 19 harus ditetapkan secara ketat. Misalnya jarak antartempat
duduk harus dikosong 1-2 kursi,” ujar Arsul.
Ketua Fraksi NasDem Ahmad Ali juga mengatakan dukungan politik DPR diperlukan pemerintah dalam penanggulangan virus korona ini. Bahkan, empat fraksi sepakat masa sidang III 2019-2020 DPR segera dimulai.
Ali yang juga Wakil Ketua Umum Nas-Dem itu menilai masa reses DPR membuat implementasi program penanggulangan korona terhalang. Pasalnya, program pemerintah harus dibahas dahulu bersama DPR. “Maka dengan memperpanjang reses, otomatis kita tidak bisa mengambil keputusan kelembagaan karena kita sedang reses,” ungkap dia.
Hal serupa disampaikan Sekretaris Fraksi Gerindra Desmond J Mahesa. Selain dukungan politik, DPR harus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penanggulangan wabah korona.
“Harus bersidang karena banyak hal pertanyaan anggota DPR sebagai wakil rakyat. Dari pertanyaan itulah kebijakan apa yang diambil pemerintah bersama DPR ke depan,” ungkap Desmond. Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal juga
sepakat masa sidang III 2019-2020 harus dimulai. Pengambilan keputusan harus dilakukan melalui rapat resmi di Jakarta.
Tidak jadi
Gejolak penolakan yang masif dari masyarakat membuat rencana DPR melakukan rapid test bagi seluruh anggota dewan dan keluarga belum jadi dilaksanakan. Sebelumnya direncanakan rapid test akan mulai dilakukan kemarin.
Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR, Saleh P Daulay, mengatakan belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana rapid test dari pihak kesekjenan atau pimpinan DPR. “Biasanya, dari pihak kesekjenan memberi tahu pada semua.” (P-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved