Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

PKS Minta Warga Jangan Ngeyel Laksanakan Salat Jumat Berjamaah

Insi Nantika Jelita
20/3/2020 11:38
PKS Minta Warga Jangan Ngeyel Laksanakan Salat Jumat Berjamaah
Ilustrasi - Salat Jumat(ANTARA)

WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdurrahman Suhaimi, meminta warga jangan ngeyel atau acuh terhadap imbauan soal tidak Salat Jumat lantaran mewabahnya Covid 19.

Imbauan tersebut sudah dilontarkan oleh Majelis Ulama Indonesian (MUI) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: NTB Tetap Gelar Salat Jumat

"Ini kan fatwa MUI, imbauan pemerintah pusat, DKI dan ahli sudah jelas. PKS menganjurkan mengikuti arahan tersebut. Itu untuk menjaga keselamatan manusia secara bersama-sama kan," kata Suhaimi saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (20/3).

Suhaimi mengatakan, imbauan itu penting karena untuk mencegah penularan Covid-19 yang kian hari meningkat. Menurutnya, penularan yang tak kasat mata itu berbahaya karena menyerang kondisi fisik manusia.

"(Virus) ini kan bendanya tidak tampak. Beda kalau ada harimau ya diusirin, kalau ini enggak nampak dan sudah dijelaskan bahayanya gini, penularannya gini dan seterusnya. Itu penyebarannya dahsyat," kata Suhaimi.

Selain itu, Suhaimi mengatakan, bahwa anjuran untuk tetap menjaga interaksi dengan orang lain itu penting. Ia menyebut saat ini jumlah tenaga medis terbatas untuk merawat pasien korona.

Diketahui, sudah ada 309 kasus positif korona sejauh ini di Indonesia, 210 di antaranya berada di Jakarta.

"Tenaga medis kita terbatas dan realita di lapangan (pasien) terus bertambah itu. Makanya, bukan meninggalkan ibadah (salat Jumat) sebenarnya, tetapi bisa melaksanakan di rumah yaitu salat zuhur," tandas Suhaimi. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya