Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem dan para pengurus harian DPP NasDem bertandang ke Kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat, kemarin. Mereka disambut Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan jajaran pengurus partai beringin. Berbagai isu nasional dibicarakan dalam pertemuan itu. Salah satunya perihal penyelenggaraan pilkada tahun ini yang akan berlangsung serentak di 270 daerah pada 23 September mendatang.
Pada prinsipnya, Golkar dan NasDem ingin pesta demokrasi di daerah memberikan dampak signifikan kepada masyarakat. "Golkar dan NasDem mengupayakan agar sinergi yang dimiliki tetap terjaga sedemikian rupa hingga menghasilkan output, hasil pilkada yang berkualitas," jelas Ketua Umum NasDem Surya Paloh seusai pertemuan.
Calon berkualitas yang dimaksudkan, katanya, antara lain berkapabilitas dan memiliki elektabilitas baik. Juga, gigih dalam berkompetisi dan bermanfaat untuk daerah jika terpilih.
Surya menyebut NasDem dan Golkar baru sekadar membicarakan strategi menuju pilkada. Belum ada pembicaraan terkait dengan Pilpres 2024. "Pemilu 2024 masih jauh, jadi belum ada diskusi-diskusi yang penting," ujarnya.
Ia mengaku terkesan atas sambutan Golkar yang sangat bersahabat dengan NasDem. "Ini merupakan suatu pertemuan yang amat sangat membesarkan hati saya dan seluruh jajaran DPP NasDem," kata Surya.
Golkar, sambungnya, kelihatan sangat mempersiapkan pertemuan itu. Dekorasi hingga hidangan yang disajikan sangat sangat berkesan. "Saya berterima kasih untuk semua sambutan yang luar biasa ini," ucap Surya.
Surya pun menyampaikan bahwa kedua pihak menyepakati beberapa hal terkait meningkatkan sinergi NasDem-Golkar dalam menjalankan kebijakan pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. "Kita berharap kebijakan itu bisa teraplikasikan sedemikian rupa dalam pengoperasionalannya di lapangan."
Pelukan hangat
Surya dan rombongan datang menggunakan bus. Sekjen NasDem Johnny G Plate, Wakil Ketua Umum Ahmad Ali, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, dan tokoh lainnya terlihat mendampingi.
Mereka berhenti di depan gerbang kantor DPP Golkar. Surya yang berjalan menuju kantor Golkar disambut Ketua DPP Golkar Adies Kadir yang terlihat berlari menuju gerbang. Wakil Ketua Komisi III DPR itu langsung menyambut dan mengantar rombongan bertemu Ketua Umum Golkar Airlangga yang sudah menunggu.
Saat bertemu, kedua tokoh itu pun saling melemparkan senyum. Airlangga menghampiri Surya dan langsung memeluk hangat. "Selamat datang kembali Pak Surya, homecoming," kata Airlangga.
Para tokoh yang mendampingi kedua ketua umum partai itu pun melakukan hal serupa dengan suasana yang tidak jauh berbeda. Tak lama kemudian, Airlangga mengajak Surya dan rombongan menuju aula pertemuan.
Airlangga memamerkan persiapan yang sudah dilakukan pihaknya dalam menyambut pertemuan itu. Salah satunya spanduk besar yang memajang foto kedua tokoh dan bertuliskan, 'Partai Golkar dan NasDem Bersama untuk Indonesia Maju'.
"Kami juga memasang bendera NasDem bersama Golkar," ungkap Airlangga sambil menunjukkan beberapa bendera NasDem yang dipasang di pohon sekitar jalan menuju aula pertemuan. (Pro/P-3)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Adies Kadir bukan lagi merupakan anggota maupun pengurus partai.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Castro mengungkap adanya indikasi desain besar untuk melumpuhkan independensi MK dalam menetapkan Adies Kadir.
Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Adies Kadir yang kini menjadi calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengundurkan diri dari Partai Golkar.
Jamiluddin menilai Presiden Prabowo Subianto perlu menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat dengan bersikap tegas terhadap usulan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved