Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIKUS Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir Djamil meminta pemerintah menimbang memulangkan perempuan dan anak eks anggota Islamic State (IS). Ia menilai kaum perempuan dan anak hanya korban.
"Tolong perhatikan yang anak-anak dan perempuan. Mereka kan sebenarnya tidak tahu apa-apa. Mereka dibawa orangtua mereka dibawa suami mereka," kata Nasir Djamil di Jakarta, Kamis (13/2).
Nasir menuturkan negera lain, seperti Amerika Serikat (AS) dan Australia, masih mau memulangkan warga mereka yang pernah menjadi anggota IS.
Menurut Nasir, pemulangan simpatisan IS eks WNI, khususnya perempuan dan anak, bisa dilakukan namun tetap dengan pengawasan ketat.
"Tapi tetap harus ada pengawalan terhadap mereka (simpatisan IS eks WNI) jangan dibiarkan juga, karena bagaimana pun juga mereka sudah terkontaminasi (doktrin radikal)," kata anggota Komisi III DPR itu.
Baca juga: Status Stateless Eks IS Disahkan Melalui Keppres
Nasir mengatakan pemerintah perlu menyiapkan program untuk menghilangkan paham radikal simpatisan IS eks WNI itu setelah kembali ke Tanah Air.
"Harus dilakukan upaya semacam pengawalan bagaimana supaya mereka bisa sadar kembali menjadi WNI. Salah satunya deradikalisasi," ujarnya.
Pemerintah telah memastikan tidak akan memulangkan 689 simparisan IS eks WNI yang ada di Suriah. Pemerintah akan menindak tegas anggota IS eks WNI yang masuk ke Indonesia lewat jalur tikus.
"Kalau lewat jalur tikus ya ditangkap. Yang masalah itu kalau mereka ada yang menyembunyikan paspor, pura-pura paspornya dibakar," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (12/2).
Mahfud menjelaskan pemerintah menolak pemulangan foreign terrorist fighter (FTF) untuk melindungi 267 juta warga Indonesia.
"Jangan bilang orang terjebak, kalau terjebak bukan FTF. FTF itu foreign terrorist fighter, kombatan, teroris," tegas dia.
Namun, pemerintah membuka kemungkinan memulangkan anak-anak berusia di bawah 10 tahun yang berada di kawasan Suriah dan Turki. Mereka akan dibekali kontra radikalisasi. (OL-1)
PULUHAN WNI yang mengikuti tur ziarah dilaporkan tertahan di Amman, Yordania, akibat penutupan ruang udara di kawasan tersebut, minta evakuasi pembatalan penerbangan
AMERIKA Serikat dan Israel menyerang Iran, negara di Timur Tengah. Turki yang berbatasan langsung dengan timur tengah mendorong diplomasi, WNI diminta waspada
Eskalasi konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat semakin meluas dan berdampak pada sejumlah negara Teluk.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan sebanyak 15 warga negara Indonesia (WNI) di Teheran, Iran, menyatakan kesiapan untuk dievakuasi menyusul memanasnya konflik Timur Tengah.
KBRI Riyadh pantau ketat kondisi WNI di Arab Saudi imbas eskalasi Timur Tengah. Simak wilayah yang perlu diwaspadai dan nomor hotline darurat KBRI di sini.
Kemlu RI bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan para WNI di wilayah yang terdampak situasi di Timur Tengah
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
KELOMPOK militan ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri pada Jumat (6/2) di satu masjid Syiah, pinggiran Islamabad.
PERDANA Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam keras serangan bom bunuh diri yang mengguncang masjid Syiah di Islamabad pada Jumat (6/2).
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Amerika Serikat dan pasukan sekutu melancarkan serangan besar ke target ISIS di Suriah sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap pasukan AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved