Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBERAPA mendesak kehadiran omnibus law sistem politik di Indonesia?
Kalau di dalam sistem politik, sebetulnya tidak banyak aturan yang tumpang-tindih dan perlu disederhanakan. Ini sangat berbeda dengan bidang ekonomi yang memang rumit dan berbelit.
Undang-Undang Pemilu, UU Pilkada, itu semua hampir sama, seperti larangan dalam kampanye, persyaratan pencalonan. Namun, bukan berarti omnibus law sistem politik tidak mendesak. Saya berpandangan ada baiknya juga omnibus law ini dimunculkan untuk menyempurnakan ketentuan-ketentuan di dalam pemilu.
Hal-hal apa saja yang perlu disempurnakan dan masuk ke omnibus law?
Sebetulnya bukan penyederhanaan, tapi lebih pada penambahan atau pendefinisian ulang terkait aturan-aturan yang sudah ada saat ini. Seperti larangan-larangan dalam pemilu, seperti larangan politik uang, larangan kampanye di tempat ibadah dan pendidikan. Hal-hal itu sekarang belum diatur secara rinci, belum jelas.
Bisa dicontohkan lebih lanjut?
Misalnya tentang politik uang, sekarang hanya disebutkan dilarang memberikan uang dan barang untuk memengaruhi pemilih, tapi tidak jelas apakah itu prapemilu atau pascapemilu. Lalu bagaimana sanksinya, itu tidak diatur secara spesifik.
Kemudian larangan kampanye di tempat ibadah, itu banyak ditafsirkan tidak boleh kampanye dengan ayat-ayat agama. Tapi buktinya selama ini juga tetap terjadi.
Bagaimana peran omnibus law?
Menurut saya, perlu ada pasal-pasal khusus yang mengatur tentang larangan-larangan tersebut. Apa batasan-batasan untuk larangan itu, apa sanksi yang dijatuhkan bila larangan itu dilanggar. Jadi jelas, spesifik.
Semua larangan dalam UU Pemilu atau Pilkada sekarang masih sangat umum. Jadi, omnibus law diperlukan untuk memerinci, menyempurnakan.
Omnibus law sistem politik ini bisa diterapkan untuk Pemilu 2024 mendatang?
Bisa saja. Kalau untuk 2024, itu sangat rasional. Jika aturan-aturan yang saya sebutkan tadi menjadi jelas, saya rasa akan sangat membantu nantinya karena sekarang kan isu agama, politik uang kan sangat mengganggu saat ini. (Pra/P-2)
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
Penempatan polisi aktif di jabatan sipil telah dikoreksi oleh MK.
Polemik mengenai penugasan anggota Polri di jabatan sipil tidak boleh hanya dibebankan kepada Kapolri.
Cucun menegaskan pihaknya enggan terlibat dalam urusan internal PBNU.
WAKIL Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong mengapresiasi sikap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang meminta maaf terkait polemik pernyataan soal tanah menganggur bisa disita negara
SETELAH melalui polemik internal dan aksi massa yang menuntut pembenahan, Yayasan Rumah Sakit Islam (RSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pergantian dalam struktur pengurus
Penempatan jumlah prajurit TNI bakal menyesuaikan kebutuhan masing-masing satuan kejati dan kejari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved