Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG nelayan di Natuna tengah bersiap-siap melaut kembali setelah dua pekan lebih libur karena merasa tidak nyaman oleh kehadiran kapal-kapal pencuri ikan dari Tiongkok.
“Kapal ikan Tiongkok itu dikawal penjaga pantai (coast guard). Sekarang sudah tidak ada karena kehadiran Bakamla, KRI, KKP, dan KPLP. Di Natuna ada sekitar 6.000 nelayan,” kata Dedek Ardiansyah, nelayan Natuna kepada Media Indonesia, di Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, kemarin.
Dedek merekam bagaimana kapal-kapal ikan Tiongkok itu berseliweran sambil menebar jaring di zona ekonomi eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna Utara dengan dijaga oleh dua kapal coast guard. Dedek dan kawan-kawan biasa mencari ikan di kawasan itu selama 12-14 hari.
ZEEI Natuna Utara, berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), merupakan kawasan yang kaya hasil laut. Potensi di Natuna Utara meliputi cumi-cumi 23.499 ton per tahun, lobster 1.421 ton, kepiting 2.318 ton, dan rajungan 9.711 ton (lihat grafik).
Media Indonesia yang mengikuti patroli Bakamla ke ZEEI Natuna Utara dengan Kapal Nasional (KN) Tanjung Datu 301 sejak Kamis (9/1) pukul 23.00 WIB melihat keberadaan dua kapal coast guard Tiongkok, Jumat (10/1) tengah hari atau pukul 13.45.
Kedua kapal coast guard Tiong kok dengan nomor lambung 5202 dan 5403 itu terdeteksi radar dan peta elektronik. Kapal 5202 berada di posisi 5° 34’ 289” U-109° 07’ 536” T, sedangkan kapal 5403 di posisi 6° 36’ 781” U-109° 15’ 255” T. Radar kapal Bakamla juga mendeteksi keberadaan 31 kapal ikan Tiongkok.
Kapal coast guard Tiongkok menyalakan automatic identification system atau alat navigasi agar identitasnya diketahui. Kapal Bakamla mendekat hingga jarak sekitar satu kilometer dan meminta kapal coast guard Tiongkok segera pergi meninggalkan ZEEI.
Kapal coast guard Tiongkok 5403 balik bereaksi dengan menghadang KN Tanjung Datu 301 yang hendak menghalau kapal-kapal ikan dari ZEEI. Kapal coast guard Tiongkok 5403 membayang-bayangi dan meminta kapal Bakamla tidak mengganggu aktivitas nelayan Tiongkok dengan alasan wilayah itu merupakan area perikanan mereka.
Upaya pengusiran berlangsung satu jam lebih dengan menggunakan bahasa Mandarin, Inggris, dan Indonesia. Puluhan kapal ikan dan dua kapal coast guard Tiongkok akhirnya bergerak menjauh dari ZEEI.
“Kami melapor untuk meminta perintah selanjutnya,” ujar Komandan KN Tanjung Datu 301, Kolonel Nyoto Saptono, Jumat (10/1).
Kapal Bakamla yang berpatroli ke Natuna dibagi menjadi dua wilayah operasi. KN Pulau Nipah 321 dan KN Pulau Dana 323 bergerak dari utara, sedangkan KN Tanjung Datu 301 dari arah timur.
Tiga kapal Bakamla akan terus berpatroli di Natuna Utara bersama 6 kapal TNI-AL, 1 kapal Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), serta 1 kapal milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menghalau kapal-kapal asing yang nyolong ikan di ZEEI.

Sumber: KKP/Kementerian ESDM
Ganggu konvoi
Kabid Penum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman, dalam rilisnya kemarin mengemukakan bahwa 3 KRI telah mengusir 30 kapal ikan Tiongkok yang masih berkeliaran di perairan ZEEI.
Pangkogabwilhan I Laksdya Yudo Margono memerintahkan ketiga KRI itu masuk ke sela-sela konvoi kapal ikan Tiongkok untuk memudahkan mengusir mereka dari wilayah ZEEI. Peng usiran juga dilakukan dengan patroli udara menggunakan pesawat Boeing TNI-AU.
Sebelumnya, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/1), Yudo menegaskan ke-30 kapal Tiongkok itu sudah benar-benar meninggalkan ZEEI Natuna. (Gol/Zuq/X-3)
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Layanan Tol Laut di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dinilai belum mampu menjawab kebutuhan logistik daerah secara optimal,
JAGUNG pipil yang dikembangkan kelompok tani di Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, menjadi harapan baru bagi petani lokal di Kabupaten Natuna.
Pelni juga menyampaikan adanya penyesuaian operasional berupa omisi atau peniadaan singgah di dua pelabuhan, yakni Kumai dan Semarang, selama periode padat angkutan Nataru.
Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Natuna resmi ditutup dengan Lomba Gasing Tradisional yang berlangsung meriah di Lapangan Olahraga Tugu Gasing.
SEORANG warga bernama Suhardiman dilaporkan hilang saat memancing di perairan Pulau Kerdau, Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Natuna. Hingga Sabtu (30/8), korban belum juga ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved