Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMPAT diragukan setelah pemberlakuan Undang-Undang KPK yang baru, lembaga antirasuah itu membuktikan bahwa mereka tetap garang. Belum sebulan sejak dipimpin komisioner yang baru, KPK sukses melakukan dua operasi tangkap tangan (OTT).
OTT pertama dilakukan terhadap Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Saiful Ilah, Selasa (7/1) malam. Saiful ditangkap karena diduga terlibat dalam suap pengadaan barang dan jasa di daerah yang dipimpinnya.
Sehari kemudian, giliran komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan yang diringkus. Berdasarkan informasi yang dihimpun di KPK, dia ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, saat hendak terbang ke luar kota. Namun, ada pula informasi bahwa Wahyu ditangkap di pesawat. Dia bersama satu stafnya tidak keluar setelah pesawat mendarat.
Ketua KPU Arief Budiman yang tadi malam mendatangi Gedung KPK bersama tiga komisioner KPU lainnya membenarkan bahwa Iwan sedianya akan berangkat ke Bangka Belitung untuk melakukan sosialisasi Pilkada Serentak 2020. "Betul WS akan sosialisasi pilkada," ucapnya.
Menurut Ketua KPK Firli Bahuri, Wahyu ditangkap karena dugaan menerima suap. Namun, belum dijelaskan secara terperinci dalam perkara apa suap-menyuap itu terjadi.
Menurut Menko Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, dua OTT itu membuktikan KPK tidak lemah.
"Ya, menurut saya bagus. Berarti tidak ada yang berubah drastis dari berlakunya undang-undang itu," kata Mahfud di kantornya, kemarin.
Sebelumnya banyak kalangan, termasuk Mahfud, yang mengkhawatirkan KPK bakal lumpuh sejak ada UU No 19 Tahun 2019 hasil revisi UU KPK yang lama. UU itu antara lain mengamanatkan pembentukan dewan pengawas yang berwenang memberikan izin atau tidak memberikan izin penyadapan, penyitaan, dan penggeledahan.
"Karena di UU itu disebut (penyadapan) harus dengan izin dewan pengawas. Nah nanti itu bisa bocor. Ini ternyata tidak, kan? Artinya bisa OTT dan dewan pengawas bisa cepat memberi persetujuan dan tidak bocor, OTT tetap jalan," kata Mahfud.
Harus konsisten
Senada, Wakil Ketua Komisi III DPR dari Partai NasDem Ahmad Syahroni menyatakan dua OTT yang dilakukan penyidik membuktikan KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri tetap garang. "Selama ini masih banyak suara yang meragukan komitmen mereka dalam memberantas korupsi. Kini mereka membuktikannya lewat kinerja."
Syahroni mengapresiasi gebrakan yang dilakukan KPK di awal periode 2019-2023. Dia optimistis di bawah kepemimpinan komisioner yang anyar, KPK akan semakin menjadi momok bagi koruptor dan mampu bersinergi lebih baik dengan penegak hukum lainnya.

Sumber: NRC/ Foto: Dok. MI
Namun, dia mengingatkan KPK untuk menunjukkan konsistensi dalam pemberantasan korupsi. Syahroni menekankan perlunya mereka terus membuktikan komitmen melalui kinerja nyata, baik dalam pencegahan maupun penindakan terhadap korupsi.
"Dengan begitu, suara sumbang seputar upaya pelemahan KPK yang pernah begitu santer terdengar diharapkan berubah menjadi dukungan yang luar biasa," tandas Syahroni.
Di lain sisi, Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Oce Madril, menilai dua OTT yang baru-baru ini dilakukan KPK belum bisa menjawab keraguan publik.
Dia mendasarkan penilaiannya pada pernyataan KPK yang menyebut OTT tersebut ialah hasil penyadapan di masa lalu.
"Itu kan KPK sudah jawab bahwa penyadapan yang dilakukan dalam rangka OTT yang saat ini terjadi ini ialah hasil dari penyadapan di masa lalu, masa sebelumnya. Jadi, (kinerja KPK) belum bisa diukur," kata Oce. (Zuq/Ths/Ant/X-8)
Apakah itu wujud pelampisan dendam atau strategi dalam menghadapi kasusnya? Atau, dia sekadar cari panggung dan menarik simpati?
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Kasus ini menjadi sorotan tajam lantaran melibatkan konflik agraria antara warga sipil dan entitas pengelola aset negara yang berakhir pada dugaan praktik rasuah di meja hijau.
Pembinaan dan peringatan untuk menjauhi praktik korupsi selalu disampaikan kepada seluruh jajaran di bawah naungan PT Bandung.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Penahanan Tersangka OTT Importasi Barang di DJBC
Hasto Kristiyanto divonis 3,5 tahun penjara. Fakta persidangan membuktikan keterlibatannya dalam skema suap PAW DPR untuk Harun Masiku.
MANTAN kader PDIP, Saeful Bahri, mengaku dirinya melapor kepada Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto setelah menyerahkan sejumlah uang kepada mantan anggota KPU Wahyu Setiawan.
Donny sempat berbincang dengan sejumlah pihak terjaring di ruang merokok di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Wahyu membenarkan ada tanda tangan Megawati di sejumlah berkas. Namun, ada juga tanda tangan pejabat PDIP lain.
KUBU Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meragukan keterangan mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan soal mendengarnya aliran dana suap berasal dari Hasto.
JPU meminta mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menjelaskan sumber uang suap untuknya dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved