Rabu 11 Desember 2019, 13:57 WIB

Mahfud Diminta Presiden Kawal Pemberantasan Korupsi

Mahfud Diminta Presiden Kawal Pemberantasan Korupsi

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Menko Polhukam Mahfud MD

 

MENTERI Koordinator bidan Politik Hukum dan HAM Mahfud MD menyampaikan dirinya diminta Presiden Joko Widodo untuk ikut mengawal pemberantasan korupsi. Mengingat, banyak kasus korupsi besar yang sama sekali belum terjamah.

"Saya diminta ikut mengawal pemberantasan korupsi yang sungguh-sungguh," kata Mahfud MD usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/12).

Ia menyebutkan Presiden Jokowi memberi penekanan pada upaya pemberantasan korupsi di berbagai sektor.

"Supaya lebih efektif ke depannya, karena banyak sekali yang besar-besar belum terjamah," ujarnya.

Baca juga: MK Izinkan Napi Korupsi Boleh Nyalon di Pilkada

Ia menyebutkan tidak ada hal yang luar biasa yang dibahas bersama Presiden Jokowi. Hanya laporan rutin dirinya sebagai Menko Polhukam.

"Laporan rutin kegiatan Menko Polhukam saja, progresnya gimana. cuma gitu aja, enggak ada yang spesifik," tuturnya.

Ia mengaku melaporkan berbagai hal dan rencana yang dilakukan kementerian yang dipimpinnya seperti perkembangan RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, Tim Saber Pungli, Bakamla.

"Banyaklah laporan-laporan, tapi tidak ada yang luar biasa, ini laporan rutin," pungkas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.(OL-5)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Pinangki Ceritakan Awal Kariernya Sebagai Jaksa saat Baca Pledoi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 20:09 WIB
Pinangki Sirna Malasari dituntut 4 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan...
DOK MI

Kasus Citra Satelit BIG Rugikan Negara Rp179 Miliar

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 20 Januari 2021, 19:02 WIB
Kasus korupsi pengadaan citra satelit resolusi tinggi (CSRT) dinilai merugikan negara sedikitnya Rp179,1...
Dok. MI

KPK Tetapkan Eks Kepala BIG dan Pejabat Lapan Tersangka

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 20 Januari 2021, 18:44 WIB
Kedua tersangka dalam kasus korupsi pengadaan citra satelit langsung menjalani penahanan selama 20 hari ke depan di rumah tahanan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya