Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi resmi mengajukan upaya kasasi atas vonis bebas mantan Direktur Utama PLN Sofyan Basir dalam perkara suap PLTU-1 Riau. KPK telah menyerahkan memori kasasi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk selanjutnya diteruskan ke Mahkamah Agung.
"Dengan tetap menghormati putusan pengadilan tingkat pertama, KPK memutuskan mengajukan kasasi karena berpandangan putusan tersebut bukanlah putusan bebas murni," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (28/11).
Febri membeberkan penyerahan memori kasasi dilakukan melalui panitera Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat disertai dua tambahan bukti prinsip.
Baca juga: KPK Siapkan Bukti Tambahan untuk Kasasi Sofyan Basir
Tambahan bukti tersebut berupa 12 keping CD rekaman sidang dan berita acara pemeriksaan (BAP) Sofyan Basir saat memberikan keterangan dalam penyidikan dengan tersangka Eny Maulani Saragih pada 20 Juli 2018. Bukti tersebut, Febri mengimbuhkan, menunjukkan bahwa Sofyan terlibat dalam pembantuan terjadinya korupsi.
"Kami melihat, majelis hakim sendiri mengakui dalam pertimbangannya bahwa terdakwa Sofyan Basir telah terbukti melakukan perbuatan memberikan kesempatan, sarana dan keterangan untuk mempercepat proses kesepakatan PLTU Riau-1," ucap Febri menambahkan.
Menurut tim KPK, putusan bebas murni (vrijspraak) yang didapat Sofyan juga tidak tepat. Febri mengatakan majelis hakim sebenarnya sependapat adanya perbuatan-perbuatan Sofyan berupa memberikan sarana dan kesempatan terkait terjadinya suap.
Namun, majelis hakim berpendapat karena Sofyan tidak mengetahui akan adanya penerimaan suap oleh Eni Saragih dari pengusaha Johanes Kotjo, maka terdakwa diputus tidak terbukti melakukan tindak pidana pembantuan.
"Semestinya, jika majelis hakim berpendapat seperti itu, seharusnya putusan yang dihasilkan adalah putusan lepas (ontslag)." (OL-4)
PT PLN (Persero) berhasil menjaga kelancaran ibadah dan aktivitas masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 dengan pasokan listrik yang andal.
PLN telah menyediakan 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 3.078 titik di seluruh Indonesia.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PLN memastikan kesiapan pasokan listrik di berbagai objek vital.
Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia.
PLN EPI memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik nasional dalam kondisi aman selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Pesan tersebut disampaikan Darmawan saat memberikan motivasi kepada mahasiswa Ikatan Kerja Institut Teknologi PLN (ITPLN) di Kampus ITPLN, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved