Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan Irjen Firli Bahuri merupakan sosok yang cerdas dan berprestasi. Bahkan, Firli disebut memiliki rekam jejak mentereng saat menjadi Kapolres dan Kapolda. Oleh karena itu, jabatan Kabaharkam menjadi apresiasi dan reward sebagai abdi negara.
"Pimpinan sangat tepat memberikan reward kepada Pak Firli menjadi Kabaharkam, konsekuensinya tidak lama lagi akan naik menjadi bintang tiga. Terus juga beberapa Kapolda. Ini mekanisme wanjak tapi prinsipnya performa kerja, kredibilitas dan ini melalui wanjak," kata Iqbal di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).
Dia menambahkan, jabatan Kabaharkam yang dipercayakan pada Firli karena dianggap berprestasi sejak menjadi taruna Akpol. Apalagi Firli dinilai mempunyai performa bagus, kredibilitas dan moral yang bagus.
"Yang bersangkutan sejak taruna Akpol sudah sangat berprestasi. Beliau komandan resimen korps taruna dari tingkat 1 sampai 4. Hampir 1.000 lebih taruna yang di-manage di Akpol. Sudah terlihat kepemimpinan dan kecerdasan beliau," tutur Iqbal.
Baca juga: Irjen Firli Dilantik jadi Kabaharkam Polri
Terkait jabatannya sebagai ketua KPK, Iqbal belum bisa memastikan langkah selanjutnya. Namun, hal itu akan diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku di kepolisian.
"Kita lihat nanti, kan ini barusan dilantik jadi Kabarhakam. Biarkan Pak Firli fokus melakukan upaya-upaya harkamtibnas selaku kabaharkam, beliau konsolidasi. Nanti akan tiba waktunya, kalau sudah ada tanggalnya. Tentunya mekanisme yang berlaku akan diikuti," pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Aziz memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kabaharkam dari Irjen Condro Kirono kepada Irjen Firli Bahuri. Sehingga Irjen Firli resmi menjabat Kabaharkam Polri sebelum dilantik sebagai Ketua KPK pada Desember 2019.
Mutasi Firli sebagai Kabaharkam tertuang dalam surat telegram bernomor ST/3020/XI/KEP./2019 yang terbit pada Jumat (8/11). Surat telegram tersebut diteken Asisten Kapolri bidang SDM (As SDM) Irjen Eko Indra.(OL-5)
Pengamat mendesak Polri untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh menyusul kembali terulangnya aksi kekerasan oleh oknum anggota Brimob terhadap pelajar di Tual, Maluku
Hakim MK Suhartoyo menyoroti fragmentasi kewenangan penegakan hukum di laut dalam sidang UU Kelautan. Pakar Soleman B. Ponto menilai kewenangan tangkap Bakamla.
Pengamat ISESS Bambang Rukminto menyoroti pelibatan Brimob dalam penanganan kamtibmas di Polres Tual, Maluku Tenggara, menyusul tewasnya pelajar MTs oleh oknum Bripda MS
Kasus Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro yang menerima aliran dana narkotika menyoroti kegagalan kebijakan represif di Indonesia dan perlunya dekriminalisasi.
Kementerian PPPA memastikan koordinasi dengan dinas setempat dan kepolisian terkait kasus anak meninggal dunia diduga akibat kekerasan oknum Brimob di Kota Tual, Maluku.
ICJR menilai dugaan aliran dana narkotika yang menyeret eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro sebagai bukti gagalnya kebijakan narkotika represif dan mendesak dekriminalisasi pengguna.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved