Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta segenap anggota TNI dan Polri untuk memegang teguh konsensus kebangsaan.
Hal itu disampaikan saat Presiden menerima pimpinan TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Mereka datang bergantian dalam pertemuan tertutup itu.
Pimpinan komando kewilayahan TNI-AL terlebih dahulu datang sebanyak 24 orang, disusul pimpinan komando TNI-AU 19 orang.
Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan pertemuan tersebut sama seperti pertemuan Presiden dengan Pangdam seluruh Indonesia pada Kamis (14/11) terkait dengan konsensus kebangsaan.
"Agar memegang teguh konsensus kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan tetap membela Merah Putih," kata Fadjroel.
Selain itu, kata Fadjroel, Presiden meminta anggota TNI dan Polri untuk bersama-sama pemerintah menjaga serta menjalankan program yang telah dicanangkan dalam lima tahun ke depan.
"Agenda besar itu ialah peningkatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi, dan transformasi ekonomi," jelasnya.
Menurut Fadjroel, dalam pertemuan itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasih kepada pemerintah terkait dengan dukungan bagi TNI.
Di lain hal, Presiden saat ini masih memproses nama-nama yang diusulkan untuk menjadi Wakil Panglima TNI. "Semua jadi hak prerogatif Presiden untuk memutuskan atau menerima usulan," kata Fadjroel.
Calon potensial untuk mengisi posisi wakil panglima ialah para kepala staf di TNI, yaitu KSAD Jenderal Andika Perkasa, KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji, dan KSAU Marsekal Yuyu Sutisna. (Mal/X-11)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved