Selasa 12 November 2019, 16:18 WIB

Presiden: Pemilik Kartu Pra-Kerja bisa Pilih Jenis Pelatihan

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Presiden: Pemilik Kartu Pra-Kerja bisa Pilih Jenis Pelatihan

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden RI Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin (tengah)

 

PRESIDEN Joko Widodo menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri membahas terkait program Kartu Pra-Kerja. Dalam kesempatan itu, Jokowi mendorong adanya peningkatan keterampilan angkatan kerja agar lebih memiliki daya saing.

Pemilik Kartu Pra-Kerja, kata Jokowi, bisa memilih jenis pelatihan yang diinginkan. Misalnya, di sektor teknologi informasi, bahasa hingga desain.

"Mereka boleh pilih pelatihan yang diminati misal barista kopi, animasi, desain grafis, bahasa Inggris, komputer programming, coding. Kita harapkan ini dikerjakan masif lewat penyedia jasa swasta. Kemudian kedua BUMN juga ikut campur karena (juga) memiliki tempat pelatihan," kata Presiden di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (12/11).

Ia mengatakan, setelah memiliki Kartu Pra-Kerja, masyarakat termasuk yang terkena PHK bisa memanfaatkan kartu untuk mengikuti pelatihan. Ia juga meminta swasta dilibatkan dalam menyediakan pelatihan kerja.

Jokowi berharap program Kartu Pra-Kerja bisa dilaksanakan Januari 2020.

“Saya rasa itu sebagai pengantar yang bisa saya sampaikan dan betul-betul saya harapkan pada saat menginjak bulan Januari program ini mulai dijalankan,” ujarnya.

Baca juga: Legislator Perjuangkan Pengembangan Keterampilan Kaum Milenial

Kepala Negara pun membeberkan data yang dimiliki menyebut 58% tenaga kerja di Indonesia hanya lulusan SMP ke bawah. Ia pun memerintahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk membenahi sistem pendidikan khususnya di bidang vokasi.

“Karena itu reformasi harus kita mulai dari hulunya, yaitu pembenahan pada sistem pendidikan dan pelatihan vokasi. Itu urusannya Mendikbud. Yang kita harapkan juga disambungkan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” tuturnya.

Presiden pun meminta agar para menteri mempersiapkan angkatan kerja baru agar bisa terserap dengan kebutuhan dunia kerja.

“Bahkan kalau bisa menciptakan lapangan kerja baru sebagai enterpreneur,” pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

dok.ist

Komjak Minta Keterangan PH Korban Akta Palsu atas Laporan Jaksa di Medan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 21:50 WIB
TIM Hukum Hadi Yanto,S.H.,M.H.,CLA yang merupakan Penasehat Hukum (PH) Jong Nam Liong, menghadiri panggilan Komisi Kejaksaan untuk dimintai...
 Instagram/Nyoman Nuarta.

JJ Rizal: Sejarah Nama Nusantara Betolak Belakang dengan Semangat Demokrasi

👤Reporter: AGUS TAUFIK/Penulis: MUHARDI 🕔Kamis 20 Januari 2022, 21:06 WIB
Dia menilai nama Nusantara bertolak belakang dengan hasrat demokratis yang ingin dibangun pemerintah. Nama nusantara lebih mencerminkan...
ANTARA FOTO/Fransisco Carolio

Klarifikasi Mahfud MD, Hanya Satu Pegawai Kemenkeu Ditahan terkait BLBI

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 20 Januari 2022, 20:51 WIB
Pegawai DJKN yang diduga terlibat hanya satu orang sedangkan lainnya pihak lain yang merupakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya