Selasa 12 November 2019, 09:12 WIB

Legislator Nilai Ranking Alutsista Indonesia Menurun

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Legislator Nilai Ranking Alutsista Indonesia Menurun

Istimewa/DPR RI
Anggota Komisi I DPR RI Sjarifuddin Hasan.

 

ANGGOTA Komisi I DPR RI Sjarifuddin Hasan menyampaikan Indonesia mengalami penurunan ranking alat utama sistem pertahanan (alutsista).

Mengutip situs Global Firepower yang dirilis tahun 2019, ia mengatakan alutsista Indonesia menempati peringkat ke-16 dunia dari 137 negara. Sementara itu, di Asia, kekuatan militer Indonesia di peringkat kesembilan, sedangkan di Asia Pasifik Indonesia di peringkat kedelapan.

“Kedua, dari semua alutsista yang dimiliki, rata-rata memiliki ranking dunia berkisar peringkat 35-50. Dari sekian item alutsista, hanya 2 yang bagus dan menduduki ranking 5 besar, Korvet, dan Fregat, yang lainnya termasuk attack aircraft dan submarine di bawah ranking 35. Jadi sesuai yang disampaikan Menteri Pertahanan, memang kita lemah,” ungkap Sjarifuddin dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto beserta jajaran di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Syarief, sapaan akrab Sjarifuddin, juga menyinggung dukungan anggaran pertahanan yang tidak mencapai 1% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Diketahui, alokasi anggaran untuk Kemhan/TNI Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp131 triliun. Menurutnya, jumlah tersebut belum realistis untuk memodernisasi sistem pertahanan nasional.

“Saya sangat apresiasi bahwa saudara Menhan mengingatkan bahwa kita harus kuat, saya dukung sekali. Tetapi saya agak khawatir karena anggaran pertahanan tidak sampai 1 persen dari PDB kita,” ungkapnya.

“Sementara, peningkatan anggaran 2020 itu adalah kebanyakan untuk belanja pegawai. Yang saya inginkan, kondisi kalori yang dikonsumsi prajurit sekarang itu sangat rendah, tugas Pak Menhan yang baru kalau bisa 7000 kalori per hari. Jangan seperti sekarang, kita gak punya teknologi, sumber daya lemah, apanya yang kuat,” sambung politisi senior Partai Demokrat ini.

Kendati demikian, Syarief mengapresiasi pemaparan Menhan Prabowo terkait rencana strategis Kemenhan dalam lima tahun ke depan.

Ia berharap Kemenhan makin baik di era kepemimpinan Prabowo. Sebelumnya, Menhan Prabowo Subianto menyampaikan, teknologi pertahanan yang dimiliki Indonesia belum mampu mengalahkan negara lain. Namun, jikalau harus terlibat perang, dia menyebut konsep Pertahanan Rakyat Semesta harus dilaksanakan.

Menhan Prabowo menyebutkan saat ini pertahanan memang perlu disokong oleh komponen cadangan yang berasal dari segala sektor, termasuk sektor Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam konsep Pertahanan Rakyat Semesta, rakyat merupakan salah satu komponen cadangan.

Menurutnya, konsep tersebut telah menjadi doktrin pertanahan yang dianut Indonesia selama dulu.

“Saya yakin bahwa Indonesia tak mungkin diduduki bangsa lain. Karena seluruh rakyat akan menjadi komponen pertahahan negara,” paparnya.

“Kita mungkin tidak bisa mengalahkan kekuatan teknologi bangsa lain, tetapi pertahanan kita yang berdasarkan pemikiran, konsep pertahanan rakyat semesta. Kalau terpaksa kita terlibat dalam perang, perang yang akan kita laksanakan adalah perang rakyat semesta,” imbuh Menhan Prabowo. (OL-09)

Baca Juga

Dok. Bio Pers Sekretariat Presiden/Lukas

Jokowi Ajak Anak Muda Ikut Pecahkan Persoalan Bangsa

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 29 November 2020, 20:30 WIB
Jokowi menilai modal kecepatan, kreatifitas, dan inovasi tersebut dimiliki kader-kader PSI yang banyak diisi kelompok...
dok.mi

KPK: Informasi Terkait OTT Menteri KKP akan Ditindaklanjuti

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 November 2020, 20:13 WIB
SEMUA data dan informasi yang kami miliki pasti akan dikonfirmasi dan digali lebih lanjut pada saksi-saksi yang akan dipanggil terkait...
Antara/Dhemas Reviyanto

Pemerintah Siapkan Tindakan Tegas ke Pelaku Teror di Sigi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 November 2020, 19:47 WIB
"Pemerintah akan melakukan tindakan tegas dan memburu pelaku melalui Satgas Operasi Tinombala yang melakukan kekejian dan kebengisan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya