Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengusung reformasi dan birokrasi di Kementerian Keuangan serta dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN), Bea Cukai Nanga Badau melakukan pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).
Pencanangan dilaksanakan pada Selasa (6/11) dengan didahului kegiatan apel luar biasa yang diikuti seluruh pegawai Bea Cukai Nanga Badau.
Kepala Kantor Bea Cukai Nanga Badau, I Putu Alit Ari Sudarsono, mengatakan bahwa pencanangan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik guna meningkatkan kepercayaan dari masyarakat.
“Pembangunan zona integritas ini menjadi poin khusus reformasi yang diminta Menteri Keuangan menjadi prioritas utama instansi. Komitmen, mindset, pola pikir dan budaya kerja yang bersih dari KKN perlu ditanamkan di seluruh lapisan pegawai. Sehingga nantinya kita dapat mengawal, mengawasi dan berperan dalam seluruh kegiatan di masyarakat,” ujar Ari
Melalui pencanganan ini diharapkan para pegawai Bea Cukai Nanga Badau semakin menjunjung tinggi nilai-nilai yang ada serta menjalankan tugas yang telah diamanatkan dengan memperhatikan integritas.(OL-09)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved