Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON tunggal Kapolri Komjen Idham Azis meminta doa dari seluruh rakyat Indonesia agar uji kelayakan dan kepatutannya pada hari ini, Rabu (30/10), berjalan dengan baik. Uji kelayakan dan kepatutan rencananya digelar hari ini pukul 14.00 WIB.
"Saya mohon doa karena sebentar lagi, pukul 14.00 WIB, saya menjalani fit and proper test," kata Idham di kediamannya di Jalan Panglima Polim III Nomor 7A, Jakarta, Rabu (30/10).
Idham tidak banyak bicara soal kesiapannya menghadapi uji kelayakan dan kepatutan tersebut. Dia berjanji bakal menjalani tugas dan fungsinya sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara dengan baik.
"Saya memohon doa masyarakat Indonesia agar fit and proper test berjalan lancar dan saya bisa menjalankan amanah dengan baik," kata dia.
Baca juga: Rombongan Komisi III Berdialog dengan Keluarga Idham Azis
Hari ini, rombongan Komisi III DPR mendatangi kediaman Idham di Jalan Panglima Polim III Nomor 7A, Jakarta Selatan. Kunjungan ini bagian dari rangkaian uji kepatutan dan kelayakan yang digelar hari ini sekitar pukul 14.00 WIB.
Dalam kunjungan itu, komisi bidang hukum itu melayangkan sejumlah pertanyaan tentang kehidupan pribadi Idham ke keluarga. Kesimpulan dari dialog itu, Komisi III puas dengan semua pernyataan yang disampaikan Idham dan istri.
Keluarga Idham bahkan dinilai bisa menjadi teladan bagi keluarga anggota institusi Polri lain.
Tidak hanya itu, Idham dan istrinya bisa menjadi orangtua bagi anggota Korps Bhayangkara. Terakhir, Komisi III optimistis Idham lolos uji kelayakan dan kepatutan. (OL-2)
Prabowo siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri Listyo Sigit saat peresmian SPPG Polri dan apresiasi peran MBG.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku penembakan berasal dari dua kelompok yang berbasis di Yahukimo.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo takziah ke kediaman mendiang Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso, istri dari mantan Kapolri ke-5 Jenderal Polisi Hoegeng.
Substansi utama pernyataan Kapolri adalah menjaga desain ketatanegaraan yang telah diatur undang-undang.
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved