Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DETASEMEN Khusus (Densus) 88 menangkap enam terduga teroris di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek). Mereka berbaiat kepada Islamic State (IS).
"Enam teroris itu merupakan bagian pengembangan pelaku terdahulu yang kita tangkap, yaitu Saudara Endang atau Pak Jenggot," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Kombes Asep Adi Saputra.
Menurutnya, Endang alias Abu Rafi alias Jenggot dibekuk di Cibinong, Bogor, (17/5). Kelompok teroris itu berencana menjalankan aksi teror pada rangkaian Pemilu 2019.
"Kegiatan mereka beberapa waktu lalu untuk mengganggu jalannya proses demokrasi kita. Alhamdulilah hari ini semua dilakukan penangkapan dan akan dilakukan pengembangan," terang Asep.
Namun, Asep tidak menjelaskan lebih rinci mengenai rencana para terduga teroris tersebut.
"Enam orang ini merupakan bagian dari seluruh kelompok yang mereka menamakan dirinya Daurut Daulah," lanjut dia.
Polda Metro Jaya telah merilis terduga teroris yang dibekuk baru-baru ini. SG ditangkap di Cileungsi, Bogor, Jabar, BD ditangkap di Sawangan, Depok, Jabar.
JF ditangkap di Pondok Ungu Permai, Bekasi, R ditangkap di Jalan Letjen Sarbini, Bekasi Selatan,
HC ditangkap di Pekayon Jaya, Bekasi, Jabar; dan AR ditangkap di Jalan Gandul, Cinere, Depok, Jabar.
Dari penangkapan itu, Densus 88 menyita sejumlah barang bukti. Benda-benda ini meliputi pisau, mata panah, papan target panahan, busur panah, dan satu botol cairan kimia.
Selain AR, kelima terduga teroris itu telah mengikuti kegiatan pelatih-an militer di Gunung Ciremai pada 29 Maret 2019. AR diduga sebagai pelaku aksi teror berupa penembakan di Cirebon, Jawa Barat.
Sementara itu, Pak Jenggot ditangkap Densus di kediamannya di Jalan Nangewer RT02/03, Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Terduga teroris yang kesehariannya berprofesi sebagai juru parkir itu telah menjalankan beragam eksperimen di laboratorium miliknya untuk membuat bom.
Dalam penggeledahan, polisi menemukan enam bom pipa siap ledak, bom panci, gelas ukur, dan bahan peledak TATP atau mother of satan. Bom itu telah dihancurkan pada Sabtu, 18 Mei 2019. (Fer/P-1)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Korlantas Polri resmi menghentikan one way nasional KM 414 hingga KM 70 pada Rabu (25/3) sore karena arus balik Lebaran 2026 mulai melandai.
Bareskrim Polri menangkap Direktur dan Manajer White Rabbit terkait dugaan peredaran narkoba sejak 2024. Polisi kini memburu aliran dana dan TPPU.
Pendaftaran Bintara Penerimaan Polri 2026 resmi dibuka dengan kuota 5.141 orang. Cek syarat, cara daftar online, dan batas waktu verifikasi hingga 30 Maret 2026!
Polri resmi buka pendaftaran Akpol, Bintara, dan Tamtama 2026 mulai 9-30 Maret. Cek syarat lengkap, kuota 6.900 orang, dan cara daftar di sini!
WAKIL Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak aparat kepolisian untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat guna mencegah meluasnya aksi main hakim sendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Anggota Polres Tasikmalaya membantu Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terkait penangkapan dan penggeledahan oleh Densus 88
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
DensusĀ 88 Antiteror Polri mengungkapkan peran tiga terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berinisial RR, MW, AS, yang ditangkap di Sulawesi Tengah, Kamis (19/12).
Berbagai aktivitas tersebut terjadi di tengah fenomena penurunan serangan teroris di Indonesia atau zero terrorist attack sepanjang tahun 2023 sampai 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved