Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menghadiri peresmian pembukaan Musyawarah Besar ke-10 Pemuda Pancasila (PP) di Hotel Sultan Jakarta.
"Saya titip kepada Pemuda Pancasila, saya yakin akan terus dan tetap menjaga Pancasila, menjadi motor bagi pengamalan Pancasila untuk memberi jalan bagi pencapaian Indonesia yang maju, Indonesia yang sejahtera," kata Presiden dalam pidatonya di ruang pertemuan Lagoon Garden, hari ini.
Presiden hadir di ruangan itu pada sekitar pukul 09:50 WIB.
Dalam acara itu Presiden mengatakan dengan penerapan ideologi Pancasila diharapkan Indonesia mencapai masa keemasannya dengan memiliki kekuatan ekonomi yang besar.
"Indonesia harus menjadi negara maju dan di 2045 saat kita merayakan 100 tahun Indonesia merdeka, kita memiliki potensi besar untuk masuk ke 5 besar negara dengan ekonomi terkuat dunia dengan pendapatan per kapita, ini hitung-hitungan para pakar, itu sekitar Rp320 juta per kapita per tahun," ungkap Jokowi.
Baca juga: Relawan Pemuda Pancasila Siap Menangkan Jokowi-Ma'ruf
Kendati demikian, untuk mencapainya juga diperlukan kerja keras dan kerja bersama, serta inovasi agar lebih kompetitif di tingkat global.
Acara itu juga dihadiri oleh Ketua Umum PP Japto Soerjosoemarno, Wakil Ketua Umum PP sekaligus Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPD RI La Nyalla Matalitti, serta Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh, dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang.
Jokowi bersama Japto meresmikan pembukaan musyawarah tersebut dan Presiden juga mendapat kartu tanda kehormatan PP.
"Saya ucapkan selamat bermusyawarah dan dengan mengucap Bismillahirahmanirahim musyawarah besar ke-10 Pemuda Pancasila pada pagi hari ini dibuka," demikian Presiden.(OL-4)
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved