Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab akan berkoordinasi dengan Polda Papua untuk membentuk tim guna melakukan investigasi terkait insiden penembakan di Kampung Olenki, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Kontak tembak itu melibatkan Satgas Gakkum TNI-Polri dan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Demikian dikatakan Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto.
"Selain itu, Pangdam juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya operasi pengejaran kelompok separatis bersenjata OPM untuk menghindari jatuhnya korban di pihak masyarakat," ujar Eko melalui keterangan tertulis Rabu (18/9) malam.
Ia menjelaskan, kontak tembak yang terjadi pada Selasa (17/9), itu bermula ketika Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) OPM melepaskan tembakan secara sporadis ke arah tim satgas gabungan. Tim gabungan kebetulan sedang mendekati posisi KSB yang berada di sebuah honai di pinggir sungai.
"Akibat tembakan balasan dari tim gabungan, kelompok KSB melarikan diri berpencar ke arah hutan sambil terus menembak secara sporadis," kata Eko.
Setelah kontak tembak selesai ditemukan adanya tujuh orang masyarakat yang dalam kondisi luka tembak. Tim gabungan bersama masyarakat lainnya selanjutnya melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Ilaga untuk menjalani perawatan medis.
Menurut Eko, tiga warga setempat dinyatakan meninggal dunia, yaitu Tekiman Wonda, 33, Edison Mom (remaja), dan Rudi Mom (balita). Sedangkan empat korban luka ialah Topina Mom, 36, Tabuni, 37, Herina Kinal, 32, dan Yefrina Mom, 16.
Kodam XVII/Cenderawasih, sambung Eko, menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat Kampung Olenki, atas jatuhnya korban masyarakat sebagai dampak dari kontak tembak tersebut.
Sambil menunggu hasil investigasi, Pangdam XVII/Cenderawasih, imbuh Eko, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak berspekulasi dan terpengaruh informasi sepihak dari kelompok OPM.
"Kodam XVII/Cenderawasih tidak henti-hentinya mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk menjaga kondusifitas demi tercapainya kedamaian di Tanah Papua," tandasnya. (OL-09)
WAKIL Bupati Jayawijaya Papua, Ronny Elopere mengecam serangan kelompok sparatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Egianus Kogoya yang menembak mati 2 warga sipil.
Indrajaya mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku kejahatan, seraya mengatakan pelanggaran tersebut tidak dapat diampuni.
Jalur dialog secara intensif harus dibuka oleh pemerintah karena situasi kekerasan di Bumi Papua terus berlangsung sejak lama.
Evakuasi jenazah korban penyerangan KKB menghadapi kendala berat karena lokasi kejadian berada di area hutan lebat dengan akses transportasi terbatas.
Puan lantas menyatakan bahwa DPR RI, khususnya Komisi I dan III, memiliki wewenang konstitusional untuk mengawasi kebijakan pertahanan, keamanan, serta hukum dan HAM.
DUA jenazah pendulang emas yang tewas dibunuh kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan selesai divisum di RSUD Dekai.
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved