Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, selaku Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyebut pemerintah telah sukses mengubah wajah perbatasan Indonesia. Presiden Joko Widodo, kata Tjahjo, berkomitmen untuk mengubah wajah perbatasan
Hal itu disampaikan Tjahjo saat perayaan hari jadi BNPP ke-9 di Yayasan Bahrul Ulum, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (17/9).
BNPP merayakan hari jadi yang ke-9 bersama anak yatim Yayasan Bahrul Ulum.
Tjahjo menjelaskan, Presiden Jokowi memberi perhatian khusus kepada daerah perbatasan saat baru dilantik 2014. Saat itu Jokowi menginginkan agar kabinetnya sudah melakukan pembangunan perbatasan dua tahun awal kepemimpinannya.
“Selama 2 tahun target Pak Jokowi dengan Nawacita-nya sudah selesai membangun perbatasan dengan segala fasilitasnya, termasuk pasar-pasar yang dibangun, asrama-asrama, puskesmas pembantu, sekolah kemudian roaming dari HP juga sudah semua telekomunikasi semua tersambung dengan baik,” terang Tjahjo.
Dalam pengelolaan perbatasan, kata Tjahjo, pemerintah tidak hanya fokus mengenai batas wilayah tetapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.
Sebab, bukan hanya PBLN yang dibangun, melainkan puskesmas pembantu, rumah sakit rujukan, sekolah SD, SMP, SMA atau madrasah. Polsek, Koramil serta pasar-pasar tradisional juga telah terpenuhi di daerah perbatasan tersebut.
“Jadi minimal yang namanya perbatasan ya bukan hanya patung-patung atau tiang-tiang atau bangunan tapi masyarakatnya juga harus ikut menikmati,” jelasnya.
Baca juga: Mendagri Hadiri Syukuran HUT BNPP di Tangsel
Dalam peringatan yang ke-9 ini, BNPP memberikan bantuan pendidikan kepada Yayasan Bahrul Ulum. Selain itu, BNPP juga memberikan santunan kepada 5 anak yatim pada kegiatan ini.
Hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi kinerja dari BNPP. Menurutnya, tugas menyejahterakan masyarakat masih akan terus berlangsung berbarengan dengan kegiatan menjaga perbatasan.
"Sementara kami yang di Tangerang Selatan, wilayah yang berbatasan dengan Ibu Kota negara, bagaimana terus meningkatkan pelayanan publik sehingga ekonomi daerah hadir dalam rangka peningkatan daerah untuk memperpendek jalur birokrasi dan tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan rakyat sendiri," kata Airin. (A-4)
Andra Soni mengawali pemaparan dengan letak wilayah yang dekat dengan Jakarta sehingga menguntungkan dalam pembangunan Provinsi Banten.
Di bulan suci Ramadan, seluruh pegawai masih dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan dalam kondisi yang sehat walafiat. Mendagri juga mengajak para pegawai untuk melakukan kontemplasi
Tito juga memaparkan bahwa dari 52 kabupaten/kota terdampak bencana, 38 kabupaten/kota kondisinya telah berlangsung normal.
Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah mengedepankan pentingnya pengadaan cepat dan tertib administrasi untuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Mereka meminta Polri ditempatkan di bawah Kemendagri agar penyidikan dan penuntutan lebih independen, serta menghindari intervensi politik.
Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa keberhasilan penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di daerah bergantung pada sinergi lintas pihak.
Program BNPP MENYALA direncanakan akan menyambangi delapan ibu kota provinsi perbatasan di seluruh Indonesia.
Kerja sama ini akan menjadi landasan bagi program-program kolaborasi yang sinergis antara BNPP dengan Baznas dalam berbagai bidang.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) untuk mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan.
Pesan perdamaian, kesejukan, dan keharmonisan harus terus disebarluaskan, bersamaan dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Banyak hal positif yang dapat dilakukan BNPP, terlebih dengan adanya Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved