Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

PLBN Motamasin Siaga Hadapi Lonjakan Lintas Batas Idul Fitri dan Paskah 2026

Abdillah M Marzuqi
20/3/2026 16:24
PLBN Motamasin Siaga Hadapi Lonjakan Lintas Batas Idul Fitri dan Paskah 2026
PLBN Motamasin memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas lintas batas Indonesia-Timor Leste pada momen Idul Fitri 1447 H dan jelang Paskah 2026. (Dok.HO)

POS Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas lintas batas Indonesia-Timor Leste pada momen Idul Fitri 1447 Hijriah dan menjelang perayaan Paskah 2026. 

Kepala PLBN Motamasin, Engelberthus Klau, mengatakan bahwa Posko Kesiapsiagaan PLBN Motamasin resmi dioperasikan mulai 17 Maret hingga 4 April 2026. Operasional posko tersebut melibatkan unsur petugas CIQS (customs, immigration, quarantine, and security) sebagai bentuk penguatan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi meningkatnya mobilitas orang dan barang.

“Untuk mengantisipasi peningkatan arus perlintasan selama Idul Fitri dan Paskah 2026, kami membuka Posko Kesiapsiagaan PLBN Motamasin bersama seluruh unsur CIQS sejak 17 Maret hingga 4 April 2026. Perkembangan arus perlintasan akan kami pantau dan perbarui setiap hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat penyesuaian jam operasional pelayanan perlintasan pada beberapa tanggal tertentu. Pada Hari Raya Idul Fitri 2026, pelayanan PLBN Motamasin dibuka mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WITA. Selanjutnya, pada 2 April 2026 pelayanan berlangsung pukul 08.00 hingga 15.00 WITA, pada 3 April 2026 dibuka pukul 08.00 hingga 11.00 WITA, dan pada 4 April 2026 kembali beroperasi normal mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA.

Selain pelayanan perlintasan, PLBN Motamasin juga tetap membuka akses kunjungan wisata bagi masyarakat selama periode 20 Maret hingga 4 April 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial ekonomi masyarakat perbatasan tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan kenyamanan.

“Dengan keberadaan posko serta pengaturan jam layanan yang telah disepakati bersama, kami berharap seluruh proses perlintasan dapat berlangsung tertib, lancar, dan tetap mengedepankan kenyamanan masyarakat,” tambah Engelberthus.

Ia menegaskan, bahwa koordinasi yang solid antarinstansi menjadi kunci utama dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas lintas batas selama Idulfitri dan Paskah 2026. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI berkomitmen melalui PLBN Motamasin pelayanan lintas batas Indonesia–Timor Leste selama Idul Fitri dan Paskah 2026, dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di kawasan perbatasan. (M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik