Senin 16 September 2019, 10:05 WIB

Prinsipnya tidak Boleh Dibaca Parsial

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Prinsipnya tidak Boleh Dibaca Parsial

MI/MOHAMAD IRFAN
Pakar Hukum Tata Negara Atang Irawan

 

LEBIH dulu mana telur atau ayam? Teka-teki itu sama halnya ketika kita mendebatkan dua konten terkait upaya hukum. Apakah dilakukan dengan pola preventif atau represif. Konteks penegakan hukum prinsipnya tidak boleh dibaca secara parsial, tetapi harus komprehensif dan lengkap.

Penting pula memperhatikan instrumen, seperti konten dan regulasi yang ada. Maklum, problematika yang muncul ialah ketidaktahuan terkait konten dan regulasi, khususnya yang terindikasi dengan pelbagai aspek pelanggaran atau bahkan kejahatan.

Jika membahasnya menggunakan aspek teoritis tentu hal itu dapat dibenarkan. Misalnya, teori fiksi. Semua orang tahu tentang hukum meski sebenarnya kita tidak percaya semua orang akan sangat memahami hukum itu.

Apalagi sekarang ini sistem menempatkan regulasi sebagai salah satu pilar utama. Trigger dalam konteks hukum tersebut justru berpotensi menjadi sistem mati. Stereotip itu juga selalu disadari oleh perumus peraturan perundang-undangan.

Contoh lain, bagaimana perumusan penyelengggaraan akselarasi RUU di daerah terkait keuangan. Dapat dipastikan tidak sedikit pihak pengawasan yang akan menyorotinya. Apalagi, instrumen hukum juga banyak memberikan keluasan dalam melakukan pengawasan dan monitoring.

Secara teknis apakah penegakan hukum mengutamakan upaya preventif atau represif.

Kedua konten itu tentu harus berkombinasi dengan baik. Dengan memperhatikan instrumen yang ada, pencegahan atau preventif secara komprehensif pasti dirancang dalam satu sistem yang baik, seperti regulasi, penyelenggara, dan kultur masyarakat.

Pola preventif itu niscaya akan menjadi pemicu untuk tidak terjadi penyelewengan. Jika kita tidak meyakininya, sampai kapan pun setiap pihak akan saling mencurigai. Selain pencegahan diperlukan juga pengoreksian. (Gol/P-1)

Baca Juga

DOK DPR RI

Komisi IX Berharap Pekerja Kena PHK Dapat Dipekerjakan Kembali

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 10:40 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ansory Siregar berharap yang masih bekerja jangan ada lagi yang...
Dok Unhan

Prabowo Restui Penguatan Arhanud

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 18 September 2021, 08:51 WIB
Pertahanan Arhanud menjadi pilihan utama dan sudah direstui Menteri Pertahanan Prabowo...
MI/Amiruddin Abdullah Reubee

Presiden Minta Pimpinan Daerah di Aceh tak Lengah Hadapi Covid-19

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Sabtu 18 September 2021, 08:02 WIB
Kalau sampai lengah dikhawatirkan kasus penyebaran virus mematikan ini akan naik lagi. Bila kembali terjadi peningkatan, tentu sangat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya