Selasa 16 Juli 2019, 16:08 WIB

Berperilaku Baik, Alasan Pemindahan Setnov ke Sukamiskin

Bayu Anggoro | Politik dan Hukum
Berperilaku Baik, Alasan Pemindahan Setnov ke Sukamiskin

ANTARA FOTO/Reno Esnir
Terdakwa kasus korupsi KTP-e Setya Novanto

 

KEPALA Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung Tejo Herwanto mengonfirmasi kembalinya terdakwa kasus korupsi KTP-e Setya Novanto. Pihaknya menerima kedatangan Setya Novanto pada Minggu (14/7) pukul 20.00 WIB.

Tejo menjelaskan kembalinya Setnov ke Lapas Sukamiskin berdasarkan surat pengantar dan surat keputusan yang dikeluarkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat. Pengembalian dilakukan karena Setya Novanto (Setnov) dianggap telah berubah dan berperilaku baik selama menjalani sanksi penahanan.

Tejo menuturkan, Bapas Bogor menilai perilaku Setnov selama menjalani sanksi penahanan satu bulan di Lapas Gunung Sindur, telah berperilaku baik dan memiliki itikad untuk tidak mengulangi kesalahan yakni keluar tanpa izin.

"Ada indikator tentang assesment risiko dan kebutuhan. Salah satunya yang bersangkutan memiliki itikad baik untuk melakukan perubahan perilaku," kata Tejo saat dikonfirmasi, Selasa (16/7).

Baca juga: Setnov Kembali ke Sukamiskin

Setnov, tambah Tejo, sudah menyatakan kesanggupan untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan lagi sehingga dapat dipindahkan. Setelah kembali berada di Lapas Sukamiskin, Tejo menilai perilaku baik ditunjukkan politikus Partai Golkar tersebut.

"Selama dua hari ini berperilaku baik, ibadahnya lebih dari kemarin, selalu datang ke masjid, mengaji, dan lain-lain. Mudah-mudahan hal ini menjadi hal yang baik buat pembinaan di Lapas Sukamiskin," ungkapnya seraya menyebut kamar tahanan Setnov sama dengan sebelum dipindah ke Lapas Gunung Sindur.

Meski begitu, dia memastikan pihaknya akan lebih memantau Setnov untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran serupa.

"Tak hanya pengamanan, tapi di level pembinaan," imbuhnya.

Tejo pun menegaskan sanksi penahanan akan diberikan jika Setnov kembali melanggar.

"Narapidana harus patuh terhadap aturan. Kalau enggak bisa dicabut kunjungan, atau ditempatkan dalam tutupan sunyi, lalu tak diberikan hak-haknya seperti mendapat kunjungan seperti di Lapas Gunung Sindur," tuturnya.

Pihaknya juga sudah mengusulkan ke Bapas agar seluruh narapidana di Lapas Sukamiskin mendapat penilaian risiko dan kebutuhan. Hal ini sangat penting agar pembinaan berjalan maksimal sehingga tidak ada lagi kejadian seperti keluarnya Setnov tanpa izin.

"Dengan assesment, kita akan tahu apakah narapidana ini masuk kategori pengawaan maksimum, medium, atau minimum. Kalau memang harus maksimum, kita tempatkan di lapas maksimum di Jawa Barat," pungkasnya.

Sebelumnya, Setnov menjalani sanksi penahanan selama sebulan di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, karena ketahuan pergi ke luar lapas tanpa izin.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Muhammad Adimaja.

ISESS: Arteria Dahlan tidak Berhak Punya Pelat Nomor Polisi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 23 Januari 2022, 16:25 WIB
Ia juga menilai Arteria sebagai anggota DPR tak layak melakukan pembohongan kepada publik terkait penggunaan pelat palsu untuk...
MI/Mohamad Irfan.

Lemkapi: Segera Tarik Pelat Nomor Polisi Milik Arteria Dahlan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 23 Januari 2022, 16:06 WIB
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo, Asisten Logistik (Aslog) Kapolri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono hingga Karopenmas Humas Polri...
DOK MI.

Akhiri Spekulasi, Raker DPR dan Pemerintah Bahas Jadwal Pemilu Besok

👤Indriyani Astuti 🕔Minggu 23 Januari 2022, 14:35 WIB
Komisi II DPR akan melakukan rapat kerja (raker) dengan KPU, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bawaslu, dan DKPP untuk membahas jadwal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya