Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT terorisme Al Chaidar menyarankan agar pemerintah segera mengajak bos aplikasi percakapan instan Telegram, Pavel Durov, untuk bekerja sama mengatasi persoalan radikalisme ataupun terorisme yang kerap berkomunikasi via aplikasi tersebut.
"Pemerintah harus bekerja sama dan membayar Durov. Tidak ada cara lain. Harus kerja sama. Karena aplikasi ciptaannya itu menjadi favorit yang sekarang dipakai oleh teroris," ujar Chaidar ketika dihubungi, Kamis (6/6).
Baca juga: Telegram
Menurut dia, meski pemerintah memblokir layanan percakapan Telegram, namun upaya untuk mengontrol komunikasi via aplikasi tersebut dinilai sangat sulit. Itu lantaran mereka masih bisa memanfaatkan jaringan virtual pribadi (VPN) yang menggunakan internet sebagai media perantara.
Misalnya, sambung dia, pelaku aksi terorisme tunggal alias lone wolf yang notabene tidak memiliki jaringan di Indonesia pasti belajar mengenai hal tersebut dari kelompok teroris Abu Hamzah yang berada di Suriah, Afganistan, dan Irak.
"Abu Hamzah yang berada di sana menggantikan Bahrun Naim. Dia itu yang memberikan radikalisasi secara instan, secara cepat. Dan itu memengaruhi orang-orang. Ini sangat susah dikontrol oleh pemerintah. Karena pemerintah tidak punya kuasa untuk memantau Telegram. Karena mereka umumnya menggunakan Telegram," ujarnya.
Baca juga: CEO Telegram Heran Pemblokiran Aplikasinya di Indonesia
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Pos Pantau, Jalan Ahmad Yani, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Senin (3/6) malam, bukan dilakukan oleh kelompok teroris. Pelaku yang diketahui bernama Rofiq, 22, beraksi sendiri alias lone wolf. (X-15)
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
DI tengah upaya pemerintah memperketat pengawasan digital bagi anak-anak, suara dari akar rumput mengingatkan bahwa regulasi teknis saja tidak cukup.
BNPT mencatat 230 donatur aktif mendukung kelompok teroris dari 2023-2025, dengan pendanaan mencapai Rp5 miliar.
Puncak popularitas Lincoln’s Rock di Blue Mountains berujung penutupan. Ribuan turis menyerbu demi meniru foto Jennie Blackpink, memicu kekhawatiran keamanan dan lingkungan.
Sebuah studi terhadap siswa di Indonesia mengungkapkan bahwa 75% responden merasa lebih termotivasi saat belajar melalui pendekatan gamifikasi.
Momentum Ramadan merupakan periode paling krusial bagi industri aplikasi gaya hidup Muslim.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved