Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, partainya tak tabu untuk bertemu dengan lawan politik. Ia pun meminta semua pihak untuk menghormati pilihan yang dibuat oleh Demokrat.
"Memang ada yang bersikap tabu dan dilarang keras pihak 02 berkomunikasi dengan 01. Barangkali bahkan ada yang bersumpah tak akan komnunikasi dan berkawan selamanya. Barangkali pula dendam, kebencian yang membara harus dipertahankan selamanya, silakan kalau ada yang punya prinsip itu. Tapi jangan atur dan paksa demokrat harus mengikutinya," kata SBY alam rekaman video kontemplasi Ramadan yang diputar dalam acara buka puasa bersama pengurus DPP Partai Demokrat, di kediamannya, Jalan Mega Kuningan Timur, Jakarta, Senin, (27/5).
Presiden RI ke-6 itu mengatakan, dalam sebuah kontestasi selalu ada ruang untuk rekonsiliasi dan bersatu kembali. Ia pun mengungkapkan, komuoikasi selalu terbuka untuk semua pihak.
Hal itu pun terlihat dari pertemuan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Joko Widodo selepas pengumuman hasil Pemilu 2019 pekan lalu.
Baca juga : Konsultasi ke MK, Kubu Jokowi-Amin Makin Optimistis
Dalam pertemuan itu, SBY menegaskan, AHY merupakan pihak yang diundang oleh Presiden dan ttidak ada pembicaraan sedikitpun terkait silang pendapat perhitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan bagi-bagi kursi di kabinet.
"Mensesneg menyampaikan kepada AHY bahwa Jokowi ingin bertemu AHY. Sebagai warga yang menghormati pemimpinnya, tentu tidak ada alasan AHY tidak memenuhi permintaan beliau. Apalagi disampaikan materi yang dibahas berkaitan dengan permasalahan bangsa dan negara," tutur SBY.
Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, Jokowi pun menyampaikan kepada AHY harapannya untuk tetap dapat membina komunikasi dengan SBY. Ia pun menilai hal tersebut sejalan dengan pertemuan Jokowi dengan berbagai mantan presiden lainnya seperti Megawati dan BJ Habibie.
SBY menyadari dampak dari pertemuan tersebut AHY mendapatkan perundungan secara sadis dan kejam. Namun bagi SBY hal tersebut menjadi pelajaran bagi AHY untuk menggembleng karakter anaknya yang baru masuk dunia politik.
Ia pun mengaku sudah mengetahui pihak pihak mana yang menyerang AHY selepas pertemuan tersebut. (OL-8)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Profil lengkap Jenderal Gatot Nurmantyo. Simak rekam jejak karier Panglima TNI ke-16, pemikiran Proxy War, hingga peran di gerakan KAMI.
Relawan Jokowi mengklaim Presiden Jokowi telah memaafkan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. Polisi diminta mempertimbangkan pencabutan status tersangka.
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), melakukan kunjungan kerja intensif ke Kabupaten Aceh Tamiang.
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengungkapkan pemerintah akan membentuk Komite Nasional utang Kereta Cepat.
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kementerian Keuangan, Selasa (20/1).
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa, dalam menghadapi bencana banjir Sumatra yang begitu masif, seluruh elemen pemerintah wajib bergerak cepat dan tepat.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan bahwa rangkaian banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dipicu oleh fenomena siklon tropis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved