Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
CUITAN Andi Arief yang menyebut jasa SBY yang menjamin kepulangan Prabowo ke tanah air dan kembali berpolitik dibantah politisi Gerindra Andre Rosiade. Menurut Andre sosok di balik kepulangan Prabowo dari Yordania pada tahun 2003 adalah almarhum Taufiek Kiemas (suami Megawati Soekarnoputri) dan almarhum Gus Dur (mantan Presiden Abdurrahman Wahid).
"Bang @AndiArief__ saya tidak ingin berpolemik di medsos. Tapi saya perlu kasih info abang. Saya pertama kali bertemu pak @prabowo di tahun 2001 di saat saya sebagai Presiden Mahasisiwa Universitas Trisakti di Gedung Menara Rajawali di Kuningan," kata Andre melalui akun twitternya, Minggu (19/5).
Kata Andre lagi: "Pak @prabowo sudah kembali ke Indonesia dan mulai merintis bisnis dari bawah. Bahkan tahun 2004, beliau mengikuti konvensi Partai Golkar. Saran saya sama abang sebagai junior. Ayo perbanyak pertemuan dan silahturahim bukan hanya berkomentar di Medsos," lanjut Andre.
Menurut Andre, yang membantu kepulangan Prabowo ke tanah air ketika itu adalah Gus Dur dan Taufik Kiemas.
"Sepengetahuan saya yang membantu kepulangan pak @prabowo itu adalah Almarhum pak Taufiq Kiemas dan Almarhum Gusdur di awal tahun 2000 an," tulis Andre.
Baca juga: Andi Arief: SBY Menjamin Prabowo Kembali Berpolitik di Tanah Air
Sebelumnya Andi Arief menanggapi cuitan seorang netizen yang berbicara soal 'kemurah-hatian' Prabowo terhadap Demokrat saat penentuan koalisi untuk Pilpres 2019. "Seandainya mlm itu Prabowo menolaknya, mk Demokrat sungguh2 mjd partai yg malang. Beruntung Prabowo berbaik hati. "Itulah kelebihan sekaligus kekurangan beliau!" kata Mayjen (purn) Glenny Kairupan, sahabat saya sjk di Inkai th 1980-an. Kalau saja Prabowo..," cuit netizen itu, Minggu (19/5).
Andi Arief membalas si netizen. Menurut dia, Prabowo tak akan bisa jadi capres andai SBY tak memaksanya pulang dari Yordania.
"Andai Pak SBY gak memaksa Pak Prabowo pulang dari Yordania, mungkin capresnya bukan Pak Prabowo," balas Andi Arief.
Kata Andi lagi : "Yang manggil pulang saat di Yordania 2003 itu SBY. Ngapain di Yordania kalau masih bisa berkiprah di Indonesia. Jadi nggak bener kalau SBY menghalangi Prabowo menjadi Presiden, wong SBY yang memaksa dan menjamin Prabowo bisa berpolitik kembali," kata Andi Arief. (OL-1)
Peneliti BRIN Siti Zuhro, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan pembahasan pilkada tidak langsung tidak hanya berkaitan dengan mahalnya biaya politik.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah tokoh nasional untuk berdialog soal kepemiluan, penegakan hukum, dan program pemerintah.
Indonesia harus siap hadapi gejolak geopolitik era Trump dengan metadiplomasi dan penguatan pertahanan mandiri demi menjaga perdamaian nasional.
Ia mengatakan proses yang kini sudah diselesaikan, salah satunya terkait proses perhitungan angka nominal penetapan gaji.
Reshuffle kabinet kelima mencuat setelah Thomas Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Juda Agung, Budi Djiwandono, dan Sugiono disebut bakal bergeser posisi.
Indonesia tidak lagi hanya bertindak sebagai pendukung pasif, melainkan mengambil peran krusial dalam menengahi konflik demi hak-hak rakyat Palestina.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
Laporan Partai Demokrat tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/97/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Demokrat menyatakan keberatan mendalam karena merasa dirugikan secara institusi maupun nama baik tokoh sentral partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved